Game Online Berpotensi Jadi Pintu Masuk Paparan IRET
- 29 Jan 2026 17:33 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Game online dinilai menjadi salah satu jalur penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di kalangan anak dan remaja. Paparan tersebut terjadi melalui interaksi bebas di ruang digital yang minim pengawasan.
Hal itu disampaikan anggota Tim Pencegahan Satgaswil Sumatera Selatan Densus 88 Antiteror Polri, Putra Yesa. Ia menyebut tren penyebaran paham radikal kini banyak menyasar usia pelajar.
Menurut Putra, anak-anak kerap terpapar paham ekstrem melalui game online bertema perang atau kekerasan. Dalam permainan tersebut, terdapat fitur komunikasi yang memungkinkan interaksi lewat pesan teks maupun suara.
Dari interaksi itu, anak-anak dirayu lalu dimasukan ke grup tertutup. "Biasanya di grup itu disisipi konten kekerasan dan propaganda ekstrem,” ujar Putra dalam dialog Moderasi Beragama di Pro 1 RRI Palembang, Selasa, 27 Januari 2026.
Ia menjelaskan, paparan dilakukan secara bertahap melalui proses perkenalan, indoktrinasi, hingga penanaman ideologi ekstrem. Anak-anak yang sedang mencari jati diri dinilai menjadi target paling rentan.
“Kondisi ini makin berbahaya jika anak mulai menutup diri dan menarik diri dari lingkungan sosial,” katanya. Situasi tersebut memudahkan pihak tertentu menyusupkan paham ekstrem secara intensif.
Putra menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak. Pengawasan bukan hanya membatasi gawai, tetapi juga membangun komunikasi terbuka dengan anak.
Selain keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat juga memiliki peran strategis dalam pencegahan. Penanaman nilai moderasi beragama dinilai penting sebagai benteng awal menghadapi narasi ekstrem.
Melalui moderasi beragama, anak diajarkan nilai toleransi, kemanusiaan, serta menghargai perbedaan. Nilai tersebut menjadi filter agar anak tidak mudah terpengaruh konten ekstrem di ruang digital.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan perilaku anak yang gemar bermain game online. Deteksi dan komunikasi dini dinilai mampu mencegah anak terjerumus lebih jauh dalam paham IRET.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....