Tangguh Mandiri di Usia Senja Melalui Sekolah Lansia
- 27 Jan 2026 17:08 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Indonesia Ramah Lansia (IRL) yang berpusat di Kota Sleman Yogyakarta saat ini sudah berhasil mendirikan sekolah lansia yang bertujuan membentuk lansia yang tanggung jawab dan mandiri. Hal ini dijelaskan Direktur IRI Jakarta, Soeharijanto Ary Soekadi biasa dipanggil Arik ketika menjadi narasumber acara Obrolan Komunitas lewat zoom di Studio Pro 1 RRI Palembang, Selasa 20 Januari 2026.
Arik menjelaskan, dibentuknya sekolah lansia ini agar lansia bisa menghidupi dan membahagiakan diri sendiri. Menjadi lansia yang siap secara mental, fisik, finansial dan mandiri tidak tergantung dengan orang lain.
Sekolah lansia ini merupakan pendekatan pendidikan sepanjang hayat membentuk karakter lansia yang tanggung jawab, cerdas dan mandiri. Melalui pendekatan berupa sosialisasi ke masyarakat dan mengajar ke sekolah lansia dengan penuh dedikasi dan kesabaran.
"Dedikasi dan kesabaran menjadi hal penting karena lansia sudah mengalami perubahan baik phisik dan psikologis yang mudah tersinggung mudah merajuk layaknya anak usia TK disinilah melatih kesabaran," tegas Arik.
Hadirnya sekolah lansia bukan hanya datang dan bernyanyi tetapi akan diberikan edukasi. Edukasi ini apakah para lansia punya masalah sebelumnya seperti kesepian dan stres bagaimana solusinya.
Semua masalah ini akan dicari solusinya jangan sampai membahayakan bagi lansia. Bahayanya akan berdampak pada penurunan kognitif dan menyebabkan demensia sehingga harus dicegah yaitu dengan sekolah lansia.
"Melalui sekolah lansia inilah akan ada sosialisasi lintas sektoral baik Pemerintah Daerah termasuk fasilitas kesehatan untuk penyediaan ruang atau tempat bagi para lansia," terang Arik.
Sekolah lansia ini diperkuat dengan tujuh dimensi lansia tangguh diantaranya dimensi fisik, spiritual, psikologis dan vokasional. Semua dimensi dibuat senyaman mungkin untuk para lansia agar betah dan bahagia.
Satu hal yang harus menjadi perhatian serius di sekolah lansia ini edukasi masalah kesehatan. Agar para lansia tidak merasa takut menerima kenyataan kalau ada penyakit yang dideritanya dan diberikan pengetahuan daripada terlambat.
"Kita semua perlu memperhatikan lansia sayangi mereka anggap orang tua kita sendiri berikan perhatian khusus dengan bergabung di sekolah lansia, bahagiakan mereka selagi masih bersama kita," pesan Arik menutup dialog.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....