TNI Turun Tangan Gembleng Kedisiplinan Siswa Baru SMKN 1 Prabumulih
- 15 Jul 2026 17:45 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Koramil 404-02/Prabumulih mendukung pelaksanaan MPLS SMK Negeri 1 Prabumulih sebagai bentuk sinergi TNI dengan dunia pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda.
- Kegiatan MPLS berlangsung tertib dan diikuti dengan antusias oleh siswa baru, dengan tujuan membantu mereka beradaptasi sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan jiwa nasionalisme.
- TNI menegaskan pentingnya pembinaan karakter sejak dini agar siswa tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cinta tanah air, dan siap menjadi penerus bangsa yang berintegritas.
RRI, CO, ID, Prabumulih - Hari-hari pertama masuk sekolah sering kali hanya diisi dengan pengenalan ruang kelas dan guru. Namun, SMK Negeri 1 Prabumulih memilih pendekatan berbeda untuk menyambut tahun ajaran baru 2026/2027. Sekolah ini menggandeng personel militer untuk menggembleng mental dan kedisiplinan para siswa baru.
Sejak pagi buta pada Rabu, 15 Juli 2026, lapangan SMKN 1 Prabumulih di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur, sudah dipadati ratusan remaja. Mereka tidak sekadar duduk mendengarkan materi, melainkan langsung berinteraksi dengan tiga personel dari Koramil 404-02/Prabumulih, Kodim 0404/Muara Enim.
Kehadiran para prajurit TNI di tengah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini sengaja dirancang untuk memotong rantai budaya perpeloncoan tak berizin, sekaligus menyuntikkan nilai-nilai kebangsaan secara langsung ke generasi z. Selama hampir tiga jam, para siswa baru diajak bergerak aktif, dilatih fokus, dan ditanamkan rasa tanggung jawab sebagai pelajar.
Danramil 404-02/Prabumulih Kapten Czi Garfeni, menegaskan bahwa intervensi ke dunia pendidikan ini krusial untuk membentengi moral remaja di tengah gempuran arus informasi digital yang melonggarkan etika.
| Baca juga: Sumsel Genjot Tanam Serentak Hadapi El Nino |
"Kami ingin turut menanamkan nilai kedisiplinan, cinta tanah air, dan tanggung jawab sejak dini, agar siswa baru tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap membangun bangsa," ujar Kapten Garfeni di sela-sela memantau jalannya kegiatan.
Menurutnya, fondasi moral yang kuat tidak bisa tumbuh instan saat mereka dewasa, melainkan harus dipahat sejak memasuki fase sekolah menengah. Di lapangan, para siswa tidak hanya diajarkan baris-berbaris, melainkan juga pentingnya kerja sama tim dan ketahanan mental menghadapi tekanan belajar.
Agenda yang dimulai pukul 07.50 WIB ini dikemas interaktif sehingga mengikis kesan kaku militerisme. Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi kelompok dan simulasi kedisiplinan. Kegiatan kemudian dipungkasi dengan doa bersama sebelum seluruh rangkaian ditutup tepat pada pukul 10.20 WIB.
Pihak sekolah berharap kolaborasi intensif dengan institusi teritorial TNI ini mampu melahirkan atmosfer belajar yang tertib. Dengan begitu, para siswa baru tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga memiliki mentalitas tangguh yang dibutuhkan di dunia kerja setelah lulus nanti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....