Densus 88 Gandeng Pemprov Sumsel Cegah Radikalisme Anak
- 27 Jan 2026 09:10 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Densus 88 Antiteror Polri memperkuat pencegahan paham IRET yang menyasar anak-anak dan pelajar di Sumsel. Satgaswil Sumatera Selatan melibatkan lintas sektor melalui koordinasi langsung di tingkat provinsi.
Kasatgaswil Sumsel Kombespol IGA memimpin koordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Kesbangpol Provinsi Sumsel, Senin 26 Januari 2026. Fokus kegiatan adalah penanganan Anak Memerlukan Perhatian Khusus dan penguatan wawasan kebangsaan.
Satgaswil memaparkan kasus anak-anak yang terpapar ideologi ekstrem melalui grup percakapan daring. Sebagian besar korban terpapar pasif lewat media sosial dan gim daring.
Tim Densus 88 melakukan pendampingan psikologis bersama psikolog, lembaga anak, dan aparat daerah. Pendekatan ini dirancang untuk pemulihan dan pencegahan berkelanjutan.
Kasatgaswil mendorong pembatasan akses gawai dan media sosial bagi pelajar. Langkah ini untuk menutup celah penyebaran paham radikal sejak dini.
Dinas Pendidikan menyambut baik langkah tersebut dan siap mendukung kebijakan teknis. Termasuk penyusunan panduan pembatasan digital di lingkungan sekolah.
Pada hari yang sama, Satgaswil juga berkoordinasi dengan Kesbangpol Provinsi Sumsel. Keduanya sepakat memperkuat kewaspadaan dan perlindungan anak dari paparan ekstremisme.
Pertemuan menghasilkan usulan pembentukan tim terpadu lintas sektor. Satgas juga mendorong penerbitan surat edaran khusus pencegahan ekstremisme digital.
Kesbangpol menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti hasil koordinasi. Kolaborasi ini dianggap penting demi keamanan dan ketahanan masyarakat.
Seluruh rangkaian koordinasi berlangsung tertib dan produktif. Densus 88 menegaskan komitmen menjaga dunia pendidikan bebas dari pengaruh IRET.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....