Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar
- 23 Feb 2026 14:04 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Berpuasa memengaruhi kondisi fisik karena perubahan pola makan dan waktu istirahat harian. Tubuh yang terasa lemas sering mendorong seseorang lebih banyak beristirahat atau tidur.
Istirahat dibutuhkan untuk memulihkan energi, membantu regenerasi sel, serta memperkuat sistem imun. Namun tidur berlebihan saat puasa justru dapat berdampak kurang baik bagi kebugaran.
Karena itu, pola tidur selama Ramadan perlu diatur secara seimbang. Pengaturan yang tepat membuat istirahat memberi manfaat optimal bagi tubuh.
| Baca juga: Tips Aman Astra Motor Berkendara saat Puasa |
Mengutip laman dinkes.kepriprov.id, salah satu langkah yang dianjurkan adalah tidur lebih cepat. Perubahan waktu sahur membuat seseorang perlu memajukan jam tidur sekitar satu jam.
Dengan tidur lebih awal, durasi istirahat tetap terpenuhi meski harus bangun dini hari. Langkah ini membantu menjaga stamina sepanjang hari berpuasa.
Cara berikutnya adalah melakukan tidur singkat atau power nap. Istirahat sekitar 20 menit saat jeda kerja dinilai cukup memulihkan energi.
Tidur singkat membantu tubuh kembali segar tanpa mengganggu waktu istirahat malam. Metode ini efektif mengatasi rasa lemas saat siang hari.
Selain durasi, kualitas tidur juga perlu diperhatikan. Lingkungan kamar sebaiknya tenang dan minim cahaya agar tubuh lebih rileks.
Pencahayaan yang terlalu terang dapat mengganggu proses tidur. Suasana nyaman membantu tubuh beristirahat lebih efektif.
Dengan pola tidur teratur, kondisi fisik tetap terjaga selama Ramadan. Tubuh yang bugar mendukung kelancaran ibadah dan aktivitas harian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....