Sinergi RRI, TVRI, dan ANTARA di CFD Palembang, Siap Sukseskan Siaran Piala Dunia 2026
- 24 Mei 2026 21:04 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sinergi Tiga Media Publik: LPP RRI Palembang, LPP TVRI Sumatra Selatan, dan LKBN ANTARA Sumatra Selatan menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi menyukseskan siaran langsung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
- Aksi Sosialisasi Bersama: Momentum sosialisasi ini dilakukan secara masif di tengah kerumunan ribuan warga pada kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan ikonik Jembatan Ampera, Masjid Agung, dan air mancur Palembang, Minggu (24/5/2026).
- Strategi Multiplatform LPP RRI: RRI bergerak aktif sejak masa prapertandingan melalui konten audio dan digital kreatif, termasuk menghadirkan program khusus bertajuk Ballcast serta menjaring testimoni masyarakat luas.
- ANTARA berfokus menyajikan berita preview (pratinjau) dan serba-serbi Piala Dunia secara menyeluruh melalui teks di jaringan situs web setiap provinsi, media sosial, serta produk foto dan video di ANTARA TV.
RRI.CO.ID, Palembang - Kolaborasi luar biasa kembali ditunjukkan oleh tiga lembaga penyiaran dan media publik nasional, yakni LPP RRI, LPP TVRI, dan LKBN ANTARA, dalam menyambut perhelatan akbar Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Palembang pada Minggu, 24 Mei 2026, ketiga instansi ini bersinergi menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan siaran langsung ajang sepak bola terbesar di dunia.
Kawasan ikonik Jembatan Ampera, Masjid Agung, hingga air mancur yang telah direnovasi tampak dipadati oleh ribuan warga yang antusias mendukung gerakan sosialisasi ini. Sinergi tiga media publik ini menjadi wujud tanggung jawab bersama dalam memberikan pelayanan hiburan, edukasi, dan informasi secara masif kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatra Selatan.
Kepala Stasiun RRI Palembang Rahma Juwita mengatakan, "RRI telah bergerak aktif melakukan sosialisasi sejak masa prapertandingan melalui berbagai platform media sosial dan program kreatif." Ia menegaskan pentingnya kolaborasi penyiaran publik ini sebagai wadah pemersatu bangsa melalui olahraga.
Kolaborasi antara RRI, TVRI, dan ANTARA luar biasa karena ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai lembaga penyiaran publik untuk memberikan edukasi, hiburan, dan informasi kepada masyarakat terkait perhelatan internasional seperti Piala Dunia ini yang tentunya sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia, khususnya Sumatra Selatan," ujar Rahma Juwita.
Rahma Juwita menambahkan bahwa RRI juga telah menyiapkan berbagai program khusus berbasis audio dan digital, termasuk format podcast yang berfokus mengulas dinamika sepak bola dunia serta menjaring testimoni dari masyarakat luas.
"Untuk RRI sendiri, pada prapertandingan ini kita sudah melakukan sosialisasi. Kemudian kita sudah membuat program Ballcast karena kita berbicara soal sepak bola. Ada testimoni juga, banyak sekali yang sudah kita lakukan untuk menyosialisasikan pelaksanaan Piala Dunia ini," tambahnya.
Di tempat yang sama, Kepala Stasiun TVRI Sumatra Selatan Eflianty Analisa menekankan bahwa mandat penyiaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini membawa misi nasionalisme yang besar. Hak siar gratis yang didapatkan oleh TVRI, RRI, dan ANTARA tidak lepas dari atensi serta dukungan penuh dari Kepala Negara agar seluruh rakyat bisa menikmati pesta bola dunia ini secara merata.
"Ya, ini merupakan bentuk nasionalisme, karena tahun ini, kita TVRI, RRI, dan ANTARA berbahagia sekali Bapak Presiden memberikan dukungan penuh dan berinisiatif mendukung TVRI, RRI, dan ANTARA sehingga hak siar itu ada di kita. Dengan begitu, kita bisa memberikan layanan yang maksimal terkait hiburan dan informasi mengenai Piala Dunia," tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan perangkat televisi mereka di rumah telah menggunakan antena dan menangkap sinyal siaran digital di kanal TVRI Nasional atau TVRI Sport. Siaran langsung ini dipastikan gratis dan tidak dapat diakses melalui antena parabola biasa karena regulasi proteksi hak siar wilayah kedaulatan Indonesia.
Sementara itu, Kepala Biro ANTARA Sumatra Selatan Dolly Rosana menjelaskan bahwa sebagai kantor berita nasional, ANTARA fokus menyajikan produk jurnalistik multiplatform yang komprehensif guna memberikan perspektif mendalam kepada pembaca di seluruh penjuru Tanah Air.
"Khusus untuk Piala Dunia ini, ANTARA memang fokus. Kita membuat berita preview, kemudian juga ada serba-serbinya. Semua itu kita sebar ke kanal-kanal kita di seluruh situs web yang tersebar di setiap provinsi di Indonesia. Selain itu, kita juga mengoptimalkannya melalui media sosial. Produk ANTARA seperti foto serta video juga disiarkan di ANTARA TV. Jadi, kami benar-benar mengulik informasi ini semaksimal mungkin tentang Piala Dunia," paparnya.
Melalui kemasan berita yang masif, RRI, TVRI, dan ANTARA siap berkolaborasi penuh demi menyukseskan jalannya penyiaran Piala Dunia 2026. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menginspirasi masyarakat serta membangun optimisme bangsa menuju kehidupan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....