Dengar Bareng Piala Dunia 2026 di RRI Jadi Ruang Belajar Siswa Tunanetra
- 30 Mei 2026 09:20 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Perhelatan Piala Dunia Sepak Bola 2026 tak hanya hadir di layar kaca. Di Palembang, euforia turnamen empat tahunan itu juga menyapa para siswa tunanetra melalui siaran radio.
Melalui program dengar bareng siaran Piala Dunia 2026, Radio Republik Indonesia menghadirkan pengalaman menikmati pertandingan sepak bola yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas netra.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari SLB A PRPCN Palembang. Bagi sekolah yang melayani pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus tunanetra itu, siaran sepak bola melalui radio dinilai bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana belajar yang dekat dengan keseharian siswa.
Selama ini, proses pembelajaran di SLB A PRPCN Palembang banyak mengandalkan indra pendengaran. Karena itu, siaran radio menjadi medium yang akrab dan mudah diakses oleh para siswa.
Narasi pertandingan yang disampaikan secara langsung dinilai mampu menghadirkan suasana stadion, membangun imajinasi, sekaligus membantu siswa memahami jalannya pertandingan lewat audio.
Kepala SLB A PRPCN Palembang, Elmi Tholib, mengatakan pihak sekolah mendukung penuh program yang digagas RRI tersebut.
“Program dengar bareng siaran Piala Dunia di RRI ini kami sangat mendukung. Kegiatan ini bisa meningkatkan interaksi sosial dan semangat kebersamaan antar siswa,” kata Elmi, Selasa, 26 Mei 2026.
Menurutnya, siaran olahraga melalui radio juga memberi manfaat lebih dari sekadar hiburan. Siswa diajak melatih konsentrasi, memperkuat daya imajinasi, serta membiasakan diri menangkap informasi audio dengan cepat.
Di tengah perkembangan teknologi penyiaran saat ini, akses terhadap radio juga semakin terbuka. Tidak hanya melalui perangkat radio konvensional, siaran kini bisa dinikmati melalui layanan streaming digital, sehingga makin mudah dijangkau para pendengar dari berbagai kalangan.
Elmi berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut antara sekolah dan RRI Palembang agar siswa tunanetra tetap bisa terlibat dalam berbagai momentum besar yang dirasakan masyarakat luas.
“Harapan kami kegiatan seperti ini terus dikembangkan melalui kerja sama dengan RRI Palembang. Dengan program dengar siaran bola ini, siswa netra dapat ikut merasakan semangat pertandingan sepak bola sebagaimana masyarakat pada umumnya,” ujarnya.
Lewat siaran radio, riuh Piala Dunia 2026 akhirnya tak hanya terdengar dari tribun stadion atau layar televisi, tetapi juga hadir di ruang belajar para siswa tunanetra—menghubungkan mereka dengan pertandingan, suasana, dan kegembiraan yang sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....