Raih Empat Emas, Sumsel Peringkat ke Sembilan Peparpenas

  • 11 Nov 2025 07:25 WIB
  •  Palembang

KBRN, Jakarta: Kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Sumatera Selatan sukses menorehkan sejarah baru dalam dunia olahraga disabilitas pelajar. Dalam ajang Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI yang berlangsung pada 1 hingga 10 November 2025 di Jakarta, tim Sumsel berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat 9 nasional, sebuah lonjakan prestasi yang sangat signifikan.

Capaian ini diraih berkat perjuangan heroik para atlet muda disabilitas Sumsel yang menyumbangkan total 17 medali, rinciannya 4 medali emas, 8 perak, dan 5 perunggu.

Prestasi ini menjadi sorotan utama, mengingat pada Peparpenas X tahun 2023 di Palembang, Sumatera Selatan hanya mampu finis di posisi ke-19 tanpa medali emas, dengan koleksi 6 perak dan 5 perunggu. Kenaikan 10 peringkat dalam waktu dua tahun membuktikan bahwa pembinaan atlet muda disabilitas di Bumi Sriwijaya telah berjalan secara tajam dan konsisten.

Para atlet muda Sumsel menunjukkan determinasi luar biasa di empat cabang olahraga yang mereka ikuti: Para Atletik, Para Tenis Meja, Para Badminton, dan Para Renang. Di setiap arena, mereka tidak hanya berkompetisi untuk medali, tetapi juga untuk membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mencapai prestasi tertinggi. Semangat juang, sportivitas, dan kepercayaan diri menjadi ciri khas penampilan mereka.

Menanggapi keberhasilan ini, Ketua NPCI Sumatera Selatan, Rian Yohwari, menyampaikan apresiasi yang mendalam dan penuh syukur. Ia menegaskan bahwa hasil fantastis ini merupakan buah dari kerja keras kolektif.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti kerja keras dan semangat juang luar biasa seluruh tim NPCI Sumsel di Peparpenas XI Jakarta. Dari peringkat 19 kini kita naik ke posisi 9 nasional — ini pencapaian yang patut disyukuri dan menjadi kebanggaan bagi Sumatera Selatan,” ujar Rian Yohwari dalam keterangan tertulis Senin (10/11/2025).

Rian juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, pendamping, dan ofisial yang telah berjuang tanpa kenal lelah, serta kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moral maupun material.

“Hasil ini adalah kerja tim, kerja hati, dan kerja ikhlas. Anak-anak ini adalah masa depan olahraga disabilitas Sumatera Selatan,” tambahnya.

Keberhasilan di Jakarta ini, menurut Rian, bukan sekadar tentang perolehan medali semata. Lebih dari itu, Peparpenas XI menjadi fondasi penting untuk masa depan olahraga disabilitas di Sumatera Selatan. NPCI Sumsel secara serius memanfaatkan ajang ini untuk menyiapkan regenerasi atlet muda potensial yang diharapkan akan menjadi andalan di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) hingga ke level internasional.

“Kami akan terus memperkuat pembinaan di tingkat pelajar, memastikan mereka mendapatkan dukungan dan fasilitas terbaik agar bisa berkembang dan berprestasi lebih tinggi,” tegasnya.

Peparpenas XI Jakarta yang diikuti oleh 38 provinsi dari seluruh Indonesia ini telah menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat inklusivitas dan kesetaraan di dunia olahraga.

Bagi Sumatera Selatan, capaian ini adalah simbol kemajuan dan komitmen bersama dalam memberikan ruang bagi anak-anak disabilitas untuk berkarya dan berprestasi. Dengan langkah besar di Jakarta ini, NPCI Sumatera Selatan kembali menunjukkan bahwa pembinaan berkelanjutan dapat membawa daerahnya bersaing di level nasional.

“Sumsel telah membuktikan bahwa kita mampu bersaing di level nasional. InsyaAllah, ini baru awal. Dari Jakarta, semangat juang ini akan kita bawa pulang dan terus kita nyalakan untuk prestasi yang lebih besar,” pungkas Rian optimis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....