Peparprov Sumsel V, Ajang Buktikan Semangat Tanpa Batas
- 31 Okt 2025 16:19 WIB
- Palembang
KBRN, Musi Banyuasin: Suasana antusiasme mulai terasa di Kabupaten Musi Banyuasin menjelang pembukaan resmi Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan V tahun 2025. Ajang olahraga terbesar bagi atlet disabilitas di Sumsel ini akan resmi dibuka pada Sabtu malam, 1 November 2025 pukul 19.00 WIB di Venue Stable Berkuda, Sekayu, Muba.
Kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan telah berdatangan sejak Kamis malam. Suasana hangat, penuh semangat, tampak di penginapan dan area latihan. Para atlet terlihat mempersiapkan diri dengan percaya diri untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di arena pertandingan.
Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Sumatera Selatan, Rian Yohwari, menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial menjelang pembukaan.
“Peparprov Sumsel V di Muba ini bukan hanya kompetisi, tetapi perayaan semangat dan tekad luar biasa para atlet disabilitas. Jadikan ajang ini sebagai wadah untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan,” ujar Rian di Palembang, Jumat (31/10/2025).
Menurut Rian, Peparprov bukan sekadar arena untuk meraih medali, melainkan momentum memperkuat solidaritas dan kebanggaan antar daerah. Ia menekankan bahwa setiap peserta yang hadir sudah menjadi pemenang karena telah berani melangkah melampaui keterbatasan.
“Kita ingin Peparprov ini berjalan dengan semangat fair play. Tidak ada yang kalah di sini, karena semua yang hadir adalah pemenang. Mereka sudah menembus batas dan mengalahkan keterbatasan,” tegasnya.
Pelaksanaan Peparprov tahun ini mendapat apresiasi tinggi dari NPCI Sumsel kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Rian menilai Muba menunjukkan komitmen kuat terhadap olahraga inklusif dengan menyediakan fasilitas dan pelayanan terbaik bagi peserta.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Muba yang luar biasa dalam mempersiapkan venue dan kebutuhan atlet. Dukungan ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam membangun kesetaraan di dunia olahraga,” ujar Rian.
Peparprov Sumsel V tahun ini juga istimewa karena pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Cabang olahraga Tenpin Bowling telah lebih dulu digelar di Palembang, mengingat Muba belum memiliki fasilitas bowling. Selain itu, kategori U-20 juga telah dilaksanakan lebih awal di ibu kota provinsi, agar tidak berbenturan dengan jadwal Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) XI di Jakarta.
“Kita ingin memberi ruang seluas-luasnya bagi semua atlet disabilitas, baik senior maupun muda. Peparprov bukan hanya soal medali, tapi soal kesempatan dan kebanggaan,” ungkap Rian.
Dengan mengusung semangat “Menembus Batas, Menginspirasi Dunia”, Peparprov Sumsel V diharapkan menjadi simbol tekad pantang menyerah para atlet disabilitas. Rian menutup pesannya dengan ajakan penuh inspirasi bagi seluruh peserta.
“Jangan hitung apa yang hilang, tapi hitunglah semangat yang masih kita miliki. Mari buktikan bahwa para atlet disabilitas Sumatera Selatan mampu mendobrak batas dan mengharumkan nama daerah,” pungkasnya penuh semangat.
Menjelang pembukaan, suasana di Sekayu kian meriah. Ratusan atlet dari berbagai daerah bersiap mengikuti defile pembukaan yang dijanjikan berlangsung spektakuler. Muba pun bersolek menjadi pusat perhatian dengan semangat kebersamaan yang hangat, menandai dimulainya pesta olahraga disabilitas terbesar di Bumi Serasan Sekate.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....