Pemkot Palembang Gunakan Data Sensus untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi

  • 11 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Ekonomi Kota Palembang tumbuh 5,91 persen pada Triwulan I 2026
  • Pemkot Palembang mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan
  • Seluruh pelaku usaha diminta berpartisipasi untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat

RRI.CO.ID, Palembang - Pertumbuhan ekonomi Kota Palembang mencapai 5,91 persen pada Triwulan I 2026. Capaian tersebut mendorong pemerintah daerah memperkuat kebijakan pembangunan berbasis data melalui Sensus Ekonomi 2026.

Pemerintah Kota Palembang menilai data yang akurat menjadi kebutuhan penting untuk menjaga tren pertumbuhan tersebut. Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan sensus menjadi instrumen penting dalam memetakan kondisi ekonomi secara menyeluruh. Hasil pendataan akan digunakan sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Menurut Dewa, pemerintah membutuhkan gambaran yang utuh mengenai perkembangan dunia usaha. Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

"Data valid dari Sensus Ekonomi 2026 sangat kita butuhkan. Sensus ini bukan sekadar mencatat identitas usaha, melainkan memotret karakteristik penting seperti pemanfaatan teknologi digital, sertifikasi halal, hingga potensi usaha kreatif," ujarnya, Selasa, 9 Juni 2026.

Ia menjelaskan data sensus akan membantu pemerintah mengenali potensi ekonomi yang berkembang. Pemerintah juga dapat menyusun strategi pemberdayaan usaha secara lebih efektif.

Pendataan tidak hanya menyasar perusahaan besar yang beroperasi di Kota Palembang. Pelaku UMKM, pedagang kaki lima, dan usaha rumahan juga menjadi bagian dari sasaran sensus.

Keterlibatan seluruh pelaku usaha dinilai penting untuk menghasilkan data yang lengkap. Data tersebut akan menentukan kualitas kebijakan yang disusun pemerintah pada masa mendatang.

Karena itu, Ratu Dewa mengimbau masyarakat menerima petugas sensus dengan terbuka. Ia memastikan seluruh informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jangan takut atau ragu. Data ini dilindungi undang-undang dan digunakan murni untuk kemajuan ekonomi nasional," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, mengatakan sensus bertujuan menyajikan gambaran utuh mengenai struktur perekonomian daerah. Pendataan juga mencakup karakteristik usaha dan berbagai isu yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi.

Menurut Edi, hasil sensus akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi, data tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sektor usaha yang potensial. "Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan," katanya.

Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi di berbagai sektor usaha. Penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 9,36 persen, sedangkan jasa pendidikan mencapai 9,09 persen.

Sektor informasi dan komunikasi serta real estate masing-masing tumbuh 8,15 persen. Kinerja tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi Kota Palembang terus berkembang di berbagai bidang usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....