Pemkab Banyuasin Intensif Pantau Harga di Bulan Ramadan

  • 25 Feb 2026 09:36 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin – Menjelang dan selama Ramadan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin memperketat pengawasan harga bahan pokok. Stabilitas pasar menjadi fokus utama untuk menekan potensi lonjakan inflasi di momentum konsumsi tinggi.

Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian menegaskan, langkah antisipatif sudah dilakukan sejak awal bulan puasa. Pemerintah daerah menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional guna memastikan stok dan harga tetap terkendali.

“Pengendalian inflasi harus dimulai dari kerja nyata di daerah,” ujar Netta saat menghadiri Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Selatan di Wyndham Opi Hotel Palembang, Selasa, 24 Februari 2026.

Ia menyebut pengawasan tidak berhenti pada level pasar. Distribusi komoditas strategis juga dipantau langsung untuk mencegah gangguan pasokan yang bisa memicu kenaikan harga.

Menurut Netta, pengendalian inflasi membutuhkan koordinasi menyeluruh. Pemerintah kabupaten memperkuat sinergi lintas sektor hingga tingkat desa dan kelurahan agar pergerakan harga bisa dipantau lebih cepat dan akurat.

“Kami memperkuat koordinasi hingga tingkat desa,” katanya.

Selain pengawasan, edukasi masyarakat turut digencarkan. Warga diimbau berbelanja bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Konsumsi yang terkendali dinilai membantu menjaga keseimbangan pasar selama Ramadan.

Dalam forum TPID tersebut, Netta juga menyimak pembahasan Laporan Kinerja TPID 2025 sebagai bagian dari evaluasi menuju TPID Award 2026. Ia menilai laporan berbasis data akurat penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Dengan langkah pengawasan rutin, penguatan distribusi, dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Banyuasin menargetkan stabilitas harga tetap terjaga sepanjang Ramadan hingga akhir 2026.

Rekomendasi Berita