Puskesmas Sukajadi Catat 49 Kasus DBD, Warga Diminta Waspada
- 21 Jul 2026 21:52 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Banyuasin - Puskesmas Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin mencatat 49 kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang Januari hingga Juni 2026. Meski jumlah kasus mulai menurun, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penularan.
Kepala Puskesmas Sukajadi dr. Reviyani mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kasus melalui laporan fasilitas kesehatan dan rumah sakit. Berbagai langkah pencegahan juga dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.
Sejumlah wilayah yang sebelumnya ditemukan kasus DBD telah mendapat penanganan, termasuk pelaksanaan pengasapan atau fogging. Langkah itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti.
"Kami mencatat 49 kasus DBD dari Januari hingga Juni. Saat ini kondisinya sudah mulai terkendali meskipun kewaspadaan tetap harus ditingkatkan," ujarnya di Talang Kelapa, Selasa, 21 Juli 2026.
Reviyani menjelaskan perubahan musim dan kondisi cuaca tropis menjadi faktor yang mendukung berkembangnya nyamuk penyebab DBD. Nyamuk tersebut berkembang biak di genangan air bersih yang tidak dikelola dengan baik.
Ia mengimbau masyarakat rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas. Kebersihan lingkungan juga harus dijaga agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Reviyani mengatakan gejala DBD umumnya diawali demam tinggi selama dua hingga tujuh hari. Kondisi itu dapat disertai mual, pusing, tubuh lemas, dan penurunan nafsu makan.
"Apabila demam tidak kunjung turun dan disertai gejala lain, segera periksa ke fasilitas kesehatan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin," katanya.
Ia menambahkan kecukupan cairan menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pasien DBD. Kekurangan cairan dapat memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi.
Puskesmas Sukajadi juga terus memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui penyuluhan di lingkungan permukiman dan sekolah. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman warga terhadap gejala awal serta pencegahan DBD.
Petugas kesehatan turut berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan kader kesehatan untuk memantau wilayah yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya nyamuk. Kolaborasi itu diharapkan mampu menekan munculnya kasus baru di Kecamatan Talang Kelapa.
Puskesmas mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada DBD. Peran aktif warga dinilai menjadi kunci untuk mengendalikan penyebaran penyakit tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....