Pentingnya Konsumsi Makanan Sehat untuk Mengurangi Resiko Kanker

  • 12 Jul 2026 06:46 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pola hidup berperan besar terhadap risiko kanker, sehingga masyarakat perlu memperhatikan kebiasaan makan sehari-hari.
  • Makanan cepat saji, makanan olahan, gorengan, minuman tinggi gula, dan makanan yang dibakar hingga gosong sebaiknya dibatasi konsumsinya.
  • Buah, sayur, dan pola makan gizi seimbang melalui konsep Isi Piringku dianjurkan untuk membantu menjaga kesehatan dan menurunkan risiko penyakit, termasuk kanker.

RRI.CO.ID, Palembang - Pola makan sehat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya menurunkan risiko kanker. Selain faktor genetik, kebiasaan mengonsumsi makanan sehari-hari juga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan seseorang dalam jangka panjang.

Nutrisionis Ahli Muda Instalasi Gizi RSMH Palembang, Widiastuti, mengatakan pola makan kerap menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kanker. Menurutnya, makanan yang dikonsumsi setiap hari dapat memberikan dampak terhadap kesehatan apabila tidak diimbangi dengan pola hidup yang sehat.

“Kanker itu memang banyak faktor penyebabnya, tetapi yang paling besar dipengaruhi pola hidup,” ujarnya. Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Indonesia Sehat Pro 1 RRI Palembang pada Jumat, 10 Juli 2026.

Widiastuti menjelaskan masyarakat saat ini cenderung memilih makanan yang praktis dan mengikuti tren tanpa memperhatikan kandungan gizinya. Kondisi tersebut banyak ditemukan pada kalangan pekerja maupun generasi muda yang gemar mengonsumsi makanan dan minuman instan.

Menurutnya, konsumsi makanan cepat saji, makanan olahan, gorengan, serta minuman tinggi gula perlu dibatasi. Ia juga mengingatkan bahwa makanan yang dibakar hingga gosong sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Widiastuti menegaskan dampak pola makan tidak sehat umumnya tidak muncul secara langsung. Risiko penyakit, termasuk kanker, biasanya terbentuk dari akumulasi kebiasaan yang berlangsung dalam waktu lama.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran yang kaya vitamin, mineral, serta antioksidan. Ia menyebut brokoli dan kembang kol sebagai contoh sayuran yang baik karena mengandung senyawa yang membantu melindungi tubuh dari pertumbuhan sel kanker.

Widiastuti juga mengajak masyarakat menerapkan pola makan gizi seimbang melalui konsep Isi Piringku. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membatasi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta lebih teliti membaca informasi pada label kemasan sebelum membeli produk pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....