Dampak Salah Pemberian MPASI Anak

  • 31 Mar 2026 11:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Memasuki usia 6 bulan kebutuhan nutrisi bayi tidak lagi dapat dipenuhi hanya dari ASI sehingga MPASI menjadi sumber tambahan gizi yang sangat krusial. Dalam pemberian MPASI masih sering terjadi dan dapat berdampak serius terhadap kesehatan anak baik dalam jangka pendek maupun panjang. Kualitas dan kandungan gizi MPASI juga kerap menjadi masalah sehingga gizinya tidak seimbang seperti terlalu dominan karbohidrat tanpa cukup protein, lemak, vitamin, dan mineral dapat menyebabkan kekurangan gizi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko stunting gangguan pertumbuhan yang ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih rendah dari standar usianya.

Dikutip dari laman web unair.ac.id Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang kuat dan juga asupan protein yang cukup sangat berperan penting dalam pencegahan stunting pada balita. Frekuensi pemberian MP-ASI yang benar dan sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan balita dapat mencegah terjadinya stunting. Begitu juga dengan usia pemberian MP-ASI yang tepat yaitu mulai usia 6 bulan dapat mencegah terjadinya stunting.

Sementara asupan zat gizi makro khususnya protein sangat penting untuk mencegah stunting, karena protein berfungsi dalam proses pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh serta mengganti sel-sel yang rusak. Apabila asupan protein tidak adekuat saat periode pertumbuhan balita, maka proses tumbuh kembang balita menjadi terlambat dan masalah stunting dapat terjadi.

Kesalahan dalam pemberian MPASI juga dapat memengaruhi pola makan anak, anak yang sering dipaksa makan atau diberikan makanan tanpa memperhatikan rasa lapar dan kenyang dapat mengalami gangguan perilaku makan mereka bisa menjadi penolak makanan (picky eater) atau memiliki hubungan yang kurang baik dengan makanan saat tumbuh besar. Pemberian MPASI bukan sekadar rutinitas makan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan dan kualitas hidup anak.

Dengan perhatian dan pengetahuan yang cukup risiko dampak buruk akibat kesalahan MPASI dapat diminimalkan. Terutama dalam peralatan makan yang kurang bersih atau bahan makanan yang tidak segar dapat menjadi sumber bakteri.

Untuk itu penting bagi orang tua memahami prinsip MPASI yang benar, mulai dari waktu pemberian, komposisi gizi seimbang, hingga cara penyajian yang aman dan sesuai usia. Edukasi yang tepat akan membantu orang tua menghindari kesalahan umum dan memastikan anak mendapatkan asupan terbaik di masa pertumbuhan emasnya.

Dengan penerapan yang benar MPASI tidak hanya berperan sebagai pelengkap asupan nutrisi tetapi juga menjadi landasan penting dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang. Dan pengetahuan yang baik serta penerapan yang benar untuk MPASI tidak hanya menjadi sumber nutrisi tambahan, tetapi juga fondasi kesehatan anak di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....