Fandy Ingatkan Remaja Pilih Circle Positif
- 07 Mei 2026 18:52 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Achmad Affandi Siregar mengajak generasi muda bijak memilih teman
- Achmad Affandi Siregar menyoroti bahaya lingkungan negatif
- Circle yang baik dapat menjadi benteng bagi generasi muda
RRI.CO.ID, Palembang - Pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap cara berpikir, kebiasaan, dan pilihan hidup seorang remaja. Karena itu, kemampuan memilih teman dan membangun circle positif menjadi hal penting bagi generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Pernyataan itu disampaikan Achmad Affandi Siregar, Regional Director Area Sumatera Yayasan Duta Kesetiakwanan Sosial Indonesia, Founder Muba Hijab, Inisiator dan Coach Duta GenRe Muba, Founder dan Inisiator Pelopor Anak Muba, serta Tokoh Inspirasi Muba 2024 dan 2025 dalam Program SPADA edisi Narkoba, Kamis, 30 April 2026.
Ia menilai remaja perlu memiliki benteng diri yang kuat agar tidak mudah terbawa arus negatif.
“Pintar-pintarlah memilih pertemanan. Terjerumus atau tidak, itu juga tergantung pada pribadi masing-masing. Karena itu, generasi muda harus punya benteng yang kokoh,” ujarnya.
Menurut Fandy, salah satu benteng penting bagi remaja adalah lingkungan pertemanan yang sehat. Ia mendorong anak muda untuk bergabung dalam komunitas positif, aktif berorganisasi, serta mengikuti kegiatan sosial, remaja, dan kepemudaan.
Ia mengatakan, remaja yang berada dalam lingkungan baik akan lebih mudah membangun kebiasaan positif. Mereka juga memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan kemampuan diri dan menjauhi perilaku menyimpang.
“Kalau mereka bergabung di komunitas, aktif berorganisasi, ikut kegiatan duta anak, remaja, atau pemuda, artinya mereka berada di lingkungan positif. Kegiatannya pun positif. Jadi tidak ada waktu untuk narkoba,” katanya.
Fandy juga mengaku prihatin karena penyalahgunaan narkoba kini sudah menyasar usia anak. Ia menyebut ada anak usia SMP dan SMA yang terlibat sebagai kurir. Bahkan, ada pula pengguna yang masih duduk di bangku SD.
“Miris sekali. Sekarang yang jadi kurir banyak juga dari kalangan anak. Ada yang SMP, ada yang SMA. Bahkan pengguna pun ada yang masih SD,” ujarnya.
Karena itu, Fandy mengajak keluarga, sekolah, komunitas, dan masyarakat untuk ikut membangun lingkungan yang aman bagi anak muda. Ia menilai pencegahan narkoba tidak cukup hanya dengan larangan, tetapi juga harus melalui pembinaan dan ruang kegiatan yang positif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....