Terapi Kanker Disesuaikan dengan Kondisi Pasien

  • 27 Mar 2026 13:07 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Penanganan kanker harus dilakukan sesuai kondisi medis setiap pasien. Jenis terapi yang diberikan tidak bisa disamakan antara satu pasien dengan pasien lainnya.

Dokter spesialis akan menentukan terapi terbaik berdasarkan hasil pemeriksaan klinis. Pasien diharapkan mengikuti anjuran tenaga medis demi keberhasilan pengobatan.

Dokter spesialis kedokteran nuklir dan teranostik molekuler, dr. Andi M. Iqbal Yusran, menjelaskan terapi tidak selalu menggunakan kedokteran nuklir. Hal tersebut ia ungkapkan dalam program Indonesia Sehat Pro 1 RRI Palembang yang disiarkan pada Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menegaskan keputusan terapi harus didasarkan pada kebutuhan klinis pasien. Pilihan pengobatan yang tepat bertujuan memberikan hasil terbaik bagi kesembuhan pasien.

"Sebelum menjalani terapi kedokteran nuklir, pasien akan menjalani serangkaian pemeriksaan laboratorium. Salah satu pemeriksaan penting adalah evaluasi fungsi ginjal pasien," tambahnya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan karena obat dalam terapi kedokteran nuklir akan dikeluarkan melalui urin, keringat, dan feses. Fungsi ginjal yang baik membantu proses pengeluaran zat tersebut dari tubuh.

Apabila pasien memiliki gangguan ginjal, proses pengeluaran zat dapat berlangsung lebih lambat. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan dokter dalam menentukan jenis terapi yang aman.

Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan memahami bahwa setiap terapi kanker disesuaikan kondisi pasien. Konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan pengobatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....