Lakukan Deteksi Dini untuk Cegah Kanker Payudara
- 26 Jan 2026 12:08 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang – Deteksi dini menjadi langkah paling krusial dalam menekan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia. Penyakit ini berpeluang sembuh tinggi jika ditemukan sejak stadium awal melalui pemeriksaan mandiri dan pemeriksaan medis rutin.
Kanker payudara stadium nol hingga satu memiliki peluang kesembuhan lebih dari 80–90 persen dalam kurun sepuluh tahun. Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi RSMH Palembang, dr. Benny Kusuma dalam program Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Palembang, Jumat 23 Januari 2026.
Menurut dr. Benny, sebagian besar pasien justru datang dalam kondisi stadium lanjut akibat kurangnya kesadaran melakukan deteksi dini. “Benjolan pada payudara adalah tanda awal yang paling harus diwaspadai, walau tidak nyeri, jangan sampai diabaikan," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) yang dapat dilakukan setiap bulan dengan tiga langkah sederhana. Mulai dari melihat perubahan bentuk payudara, meraba adanya benjolan, serta memeriksa puting payudara.
| Baca juga: Beragam Manfaat Kurma untuk Kesehatan |
Deteksi dini juga dapat diperkuat dengan SADANIS (Periksa Payudara Klinis), seperti USG dan mammografi sesuai usia dan indikasi medis. Pemeriksaan tersebut dinilai mampu meningkatkan akurasi deteksi kelainan payudara.
Dr. Benny menegaskan, kanker payudara tidak sepenuhnya dapat dicegah, namun dapat ditangani secara optimal bila ditemukan lebih awal. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan jika menemukan benjolan atau perubahan pada payudara.
Pemeriksaan ini wajib dilakukan oleh seluruh perempuan, baik yang memiliki riwayat keluarga kanker payudara maupun tidak. Menurutnya, deteksi dini berarti menyelamatkan diri sendiri dari risiko komplikasi dan meningkatkan peluang kesembuhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....