Lapas Sekayu Bentuk Karakter Warga Binaan Melalui Kepramukaan
- 09 Agt 2026 15:18 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Dua belas warga binaan Lapas Sekayu mengikuti pelatihan kepramukaan untuk meningkatkan karakter, disiplin, dan tanggung jawab mereka.
- Pelatihan mencakup materi sejarah kepramukaan, prinsip dasar kepramukaan, serta etika dan moral dalam pergaulan yang disampaikan oleh Herwanto dari Pusdiklatcab Mantri Melayu.
- Program pembinaan ini bertujuan membantu warga binaan membangun hubungan sosial yang baik sebagai bagian dari proses resosialisasi di Lapas Sekayu.
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Sebanyak 12 warga binaan Lapas Sekayu mengikuti pelatihan kepramukaan sebagai bagian dari pembinaan karakter agar memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, dan mampu membangun hubungan sosial yang baik, Kamis, 6 Agustus 2026.
Pelatihan tersebut digelar di lingkungan Lapas Sekayu dengan materi sejarah kepramukaan, prinsip dasar dan metode kepramukaan, serta etika dan moral dalam pergaulan. Materi disampaikan Sekretaris Pusdiklatcab Mantri Melayu Kwarcab Musi Banyuasin, Herwanto.
Herwanto mengatakan nilai-nilai kepramukaan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk membangun kebiasaan positif selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke masyarakat.
"Kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter melalui penerapan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta etika dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap materi ini dapat dipahami dan diterapkan oleh seluruh peserta," ujarnya.
Menurut Herwanto, pemahaman mengenai sejarah dan prinsip dasar Gerakan Pramuka menjadi fondasi sebelum peserta mengikuti materi kepramukaan lainnya. Nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kalapas Sekayu Aris Sakuriyadi mengatakan pelatihan kepramukaan merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan. Pendidikan tersebut diarahkan untuk membantu peserta membangun pola pikir dan perilaku yang lebih positif.
"Melalui materi sejarah, prinsip dasar, metode kepramukaan, serta etika dan moral dalam pergaulan, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan, baik selama menjalani masa pidana maupun ketika kembali ke tengah masyarakat," kata Aris.
Pelatihan tersebut sekaligus memperkuat kerja sama Lapas Sekayu dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin dalam pelaksanaan pembinaan kepribadian warga binaan.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti penyampaian materi dengan antusias dan aktif. Nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etika diharapkan menjadi bagian dari proses perubahan perilaku warga binaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....