Homeschooling Bahagia Tanamkan Kepedulian terhadap Gajah

  • 28 Jul 2026 20:37 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Menjaga gajah berarti ikut menjaga kelestarian hutan sebagai habitat alaminya
  • Anak-anak dapat berkontribusi menjaga lingkungan melalui kebiasaan sederhana, seperti menanam pohon dan tidak merusak alam.
  • Orang tua berperan penting mengenalkan konservasi melalui pengalaman belajar dan aktivitas sehari-hari.

RRI.CO.ID, Palembang - Menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian gajah dapat dimulai sejak usia dini melalui pengalaman belajar yang dekat dengan alam. Cara tersebut dinilai mampu membantu anak memahami pentingnya menjaga hutan sebagai habitat satwa sekaligus penyangga keseimbangan ekosistem.

Pesan itu disampaikan dalam Dialog Idola: Indonesia Layak Anak Pro 1 RRI Palembang, Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan pengalaman anak dan orang tua dalam mengenalkan konservasi satwa sejak dini.

Siswi kelas 6 Homeschooling Bahagia, Adiba, mengaku mulai tertarik mempelajari gajah setelah mengikuti kegiatan konservasi di Taman Nasional Way Kambas. Pengalaman itu membuatnya memahami peran penting gajah dalam menjaga kelestarian hutan.

"Gajah itu penting buat ekosistem karena membantu menyebarkan benih pohon. Jadi, hutan bisa terus tumbuh," ujarnya.

Adiba mengatakan semakin berkurangnya kawasan hutan menyebabkan gajah kehilangan habitat alaminya. Kondisi tersebut membuat satwa itu kerap memasuki kebun maupun permukiman warga untuk mencari makanan sehingga memicu konflik dengan manusia.

Sementara itu, Gaza, siswa kelas 4 Homeschooling Bahagia, mengajak anak-anak mulai peduli terhadap lingkungan melalui tindakan sederhana. Menurutnya, menjaga kebersihan, menanam pohon, dan tidak menyakiti satwa merupakan bentuk kepedulian terhadap habitat gajah.

"Kalau kita menjaga hutan, kita juga sedang menjaga rumah gajah. Kalau gajah tetap ada, hutan pun ikut terjaga," katanya.

Orang tua Adiba dan Gaza, Azizah Wulandari, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan akan lebih mudah tumbuh jika anak belajar melalui pengalaman langsung. Karena itu, ia membiasakan anak berdiskusi, mengamati alam, dan mengerjakan berbagai proyek bertema lingkungan.

"Menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari hal besar. Membiasakan anak memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik, dan mengenal alam sudah menjadi langkah yang baik," tuturnya.

Azizah menilai kebiasaan tersebut perlu dibangun secara bertahap agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman sejak dini, anak diharapkan menyadari bahwa melindungi gajah harus dilakukan dengan menjaga hutan sebagai habitat alaminya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....