Beasiswa Jerman Jadi Langkah Pemuda Sumsel Wujudkan Inovasi Pengolahan Limbah

  • 30 Jul 2026 07:32 WIB
  •  Palembang

RRI,CO,ID, Palembang - Berawal dari keinginan memperluas relasi dan meningkatkan kapasitas diri, Muhammad Ande Jowan dipanggil Jo bergabung dengan Indonesia Youth Diplomacy (IYD) Sumatera Selatan sejak masih duduk di bangku kelas X SMA pada 2023. Kini, organisasi tersebut mengantarkannya meraih beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Jerman.

Jo mengatakan, keputusannya bergabung dengan organisasi kepemudaan itu didorong keinginan untuk belajar dan terlibat dalam forum internasional yang membahas berbagai isu pembangunan.

"Tujuan saya bergabung untuk mencari relasi, belajar, dan mengikuti forum internasional agar bisa berkontribusi terhadap visi pembangunan Indonesia," ujarnya, Minggu, 26 Juli 2026.

Selama menjadi anggota, Jowan mengaku memperoleh banyak pengalaman, mulai dari mengikuti forum G20 hingga International Model United Nations (IMUN). Menurutnya, organisasi tersebut juga mendorong anggotanya aktif mengikuti kompetisi internasional di bidang debat, inovasi, dan riset.

Ia menilai pengalaman berorganisasi turut membentuk kemampuan manajemen waktu yang membantunya menyeimbangkan pendidikan dengan berbagai aktivitas prestasi.

"Alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Selain itu saya juga banyak mengikuti perlombaan internasional karena selalu didukung untuk terus berkembang," katanya.

Tak hanya mengejar pendidikan di luar negeri, Jo telah menyiapkan rencana untuk kembali ke Sumatera Selatan setelah menyelesaikan studi. Ia ingin mengembangkan inovasi pengolahan limbah, khususnya limbah ikan, agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Menurutnya, limbah ikan seperti kulit, organ dalam, dan minyak masih banyak terbuang, padahal hasil penelitiannya menunjukkan bahan tersebut memiliki potensi dimanfaatkan sebagai sumber gizi untuk membantu pencegahan stunting.

Riset tersebut pernah dibawanya pada ajang kompetisi internasional di Thailand dan berhasil meraih penghargaan khusus dari Kementerian Kesehatan Malaysia serta lembaga mitra dari China.

“Jo Berharap, inovasi tersebut dapat dikembangkan dalam skala lebih besar sehingga mampu mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat,” harapnya,

Ia juga menilai generasi muda Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. Menurutnya, dukungan dari pemerintah, organisasi, dan berbagai pihak menjadi faktor penting agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi karya nyata bagi daerah maupun Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....