Program Literasi SMAN 22 Palembang Tingkatkan Minat Baca Siswa
- 27 Jul 2026 22:51 WIB
- Palembang
Poin Utama
- SMA Negeri 22 Palembang menghadirkan program literasi "Baca, Tulis, Inspirasi".
- Siswa mengaku minat membaca meningkat sejak program literasi "Baca, Tulis, Inspirasi" berjalan.
- Siswa berharap program semakin inovatif dan menarik.
RRI.CO.ID, Palembang - Program literasi "Baca, Tulis, Inspirasi" yang diterapkan SMA Negeri 22 Palembang mulai menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin sebelum pelajaran itu juga mendorong peserta didik membangun kebiasaan membaca di tengah tingginya penggunaan gawai dan media sosial.
Program tersebut telah berjalan lebih dari satu tahun dan dilaksanakan selama 10 menit sebelum kegiatan belajar mengajar setiap Selasa, Rabu, dan Kamis. Siswa diberi kebebasan memilih buku sesuai minat, baik fiksi maupun nonfiksi.
Sejumlah siswa mengaku merasakan manfaat dari pembiasaan literasi tersebut. Mereka menilai kegiatan membaca sebelum pelajaran membantu meningkatkan kemampuan memahami informasi sekaligus menjadi persiapan sebelum mengikuti proses belajar di kelas.
Siswi kelas XII IPS 6, Alsya Azizara, mengatakan waktu membaca selama 10 menit mampu menjaga kebiasaan literasi meski aktivitas sekolah cukup padat.
"Selama 10 menit pertama, kegiatan literasi rutin dapat membantu murid meningkatkan literasi mereka di tengah sibuknya kegiatan sekolah. Saya juga merasa kegiatan ini menjadi pemanasan sebelum menerima pembelajaran. Jenis bukunya pun bebas sesuai minat siswa, baik fiksi maupun nonfiksi," ujarnya kepada RRI, Jumat, 24 Juli 2026.
Pengalaman serupa dirasakan Raysha Oktavia dari kelas XII IPS 5. Ia menilai program yang telah berlangsung lebih dari satu tahun membuat minat membaca dan kemampuan menganalisis informasi semakin berkembang.
"Program literasi yang sudah berjalan selama setahun lebih ini sudah cukup baik karena saya sendiri merasakan perubahan minat membaca dan menganalisis. Dari yang awalnya cukup kurang dalam minat literasi, saya menjadi terdorong untuk lebih peka dalam mencari wawasan melalui buku yang saya baca," katanya.
Raysha berharap program tersebut terus dipertahankan agar semakin banyak siswa menyadari pentingnya membaca. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi bekal untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Sementara itu, siswa kelas XII IPAS 1, Muhamad Daffa, mengaku program literasi membantunya membangun kebiasaan membaca hingga mampu menamatkan buku. Namun, ia menilai kegiatan tersebut akan lebih efektif jika dikembangkan dengan konsep yang lebih menarik.
"Program literasi yang diadakan di kelas itu sangat bagus karena Alhamdulillah saya bisa membangun kebiasaan membaca dan menamatkan buku. Ke depan, mungkin bisa ditambah kegiatan yang lebih menarik agar siswa tidak hanya membaca karena disuruh, tetapi mulai menyukai kegiatan membaca," tuturnya.
Beragam pengalaman siswa menunjukkan pembiasaan literasi mampu memberikan dampak positif terhadap budaya membaca di lingkungan sekolah. Pengembangan program secara kreatif diharapkan semakin meningkatkan partisipasi siswa sekaligus memperkuat budaya literasi di SMA Negeri 22 Palembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....