Fokus Puncak Haji, Jemaah Asal Sumsel Diingatkan Jaga Fisik
- 11 Mei 2026 00:35 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang- Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumsel Arkan Nurwanuddin mengingatkan jemaah haji agar fokus pada pelaksanaan kuncak Haji. Menurutnya ibadah puncak Haji sangat membutuhkan prioritas fisik yang ektra.
“Perjalanan jemaah menuju Jeddah menandakan fase ibadah yang menuntut kesiapan fisik ekstra. Saya menekankan agar jemaah bisa memilah prioritas ibadah selama di Tanah Suci,” ungkap Arkan kepada jemaah Kloter 12 Embarkasi Palembang saat akan berangkat ke tanah suci, Minggu, 10 Mei 2026.
Karena itu, jemaah diingakan agar benar-benar menjaga kondisi fisik dan kesehatan. “Jangan memaksakan diri untuk melaksanakan ibadah-ibadah sunnah yang sangat menguras fisik, seperti melakukan umrah sunnah berulang kali sebelum puncak haji," tegas M. Arkan.
Menurutnya, jemaah harus memiliki strategi dalam beribadah agar tetap bugar saat hari Arafah. "Jaga fisik sebaik mungkin. Fokuskan energi kita untuk menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Hal ini penting karena puncak Haji Arafah Muzdalifah dan Mina merupakan rukun wajib. “Sehingga jangan sampai kondisi jemaah justru menurun karena kelelahan aktivitas sunnah," tambahnya.
sebanyak 439 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) bertolak menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Setelah mendarat di Jeddah, jemaah Kloter 12 akan langsung diarahkan menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah wajib.
Jemaah Kloter 12 ini merupakan gabungan dari tiga wilayah, yakni Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Empat Lawang, dan Kota Palembang. Dari total 441 jemaah yang sebelumnya masuk ke asrama haji, dua jemaah atas nama Suginem Slamet (59) asal Palembang dan Siti Anisah Mang Kayin (83) dari Empat Lawang terpaksa ditunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk terbang.
Dengan terbangnya Kloter 12, total jemaah yang telah diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang mencapai 5.306 orang. Rinciannya, sebanyak 4.187 orang asal Sumsel, 1.071 orang asal Babel, dan 48 petugas kloter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....