Sebanyak 5.744 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Telah Kembali ke Tanah Air
- 22 Jun 2026 08:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sebanyak 5.744 jemaah haji telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Palembang setelah kedatangan 441 jemaah Kloter 13 asal Palembang dan Pagaralam di Bandara SMB II Palembang.
- Proses pemulangan jemaah haji berjalan lancar. Dari total jemaah yang telah tiba, 4.623 orang berasal dari Sumatera Selatan, 1.069 orang dari Bangka Belitung, serta 52 orang merupakan petugas kloter.
- Kakanwil Kemenhaj Sumsel M. Arkan Nurwahiddin mengingatkan para jemaah agar menjaga kemabruran haji dengan memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat.
RRI.CO.ID, Palembang - Sebanyak 5.744 jemaah haji telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Palembang hingga Sabtu 20 Juni 2026. Jumlah tersebut bertambah setelah 441 jemaah Kloter 13 asal Palembang dan Pagaralam tiba dengan selamat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin mengatakan proses pemulangan jemaah haji sejauh ini berjalan lancar. Dari total jemaah yang telah kembali, sebanyak 4.623 orang berasal dari Sumatera Selatan, 1.069 orang dari Bangka Belitung dan 52 orang merupakan petugas kloter.
“Alhamdulillah, sampai saat ini proses pemulangan berjalan dengan baik. Kita berharap kondisi ini bisa terus kita pertahankan hingga kloter terakhir nanti,” kata Arkan.
Kloter 13 yang tiba pada Sabtu sore semula berjumlah 444 jemaah saat berangkat ke Tanah Suci. Namun, saat kepulangan jumlahnya menjadi 441 orang karena tiga jemaah melakukan tanazul atau pulang lebih awal.
Ketiga jemaah tersebut adalah Sukardi yang pulang bersama Kloter 4 serta Muhammad Yasmir Abdullah dan Desi Amalia Mohammad yang memilih kembali ke Indonesia secara mandiri.
Dalam sambutannya, Arkan menyampaikan ucapan selamat datang kepada para jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci tetapi juga perjalanan spiritual untuk menyempurnakan akhlak dan meningkatkan kualitas keimanan.
Menurut Arkan, kepulangan dari Tanah Suci bukanlah akhir dari perjalanan spiritual para jemaah. Sebaliknya, momen tersebut menjadi awal untuk mengamalkan nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan sehari-hari di tengah keluarga dan masyarakat.
Ia juga mengajak para jemaah untuk terus memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, menjaga persatuan serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Kemabruran haji, diharapkan menjadi cahaya bagi keluarga dan kekuatan dalam mendukung pembangunan bangsa dan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....