Sambutan Hangat Kloter Lima Embarkasi Palembang Prioritaskan Lansia dan Nusuk
- 27 Apr 2026 21:51 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Asrama Haji Embarkasi Palembang menyambut kedatangan 445 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 5 dengan standar pelayanan prima pada Senin siang, 27 April 2026. Kedatangan ini menjadi bagian dari rangkaian pemberangkatan jemaah haji asal Sumatera Selatan menuju Tanah Suci.
Kloter 5 merupakan gabungan jemaah dari dua wilayah, yakni Kabupaten Musi Banyuasin dan Kota Palembang. Dari total 445 jemaah, sebanyak 234 orang berasal dari Musi Banyuasin, sementara 211 dari Kota Palembang.
Wakil Ketua PPIH Embarkasi Palembang, Hozinul Asror, menyampaikan bahwa pelayanan terhadap jemaah dilakukan secara optimal sejak pertama kali tiba di asrama. Ia menegaskan pentingnya kesiapan layanan demi kenyamanan jemaah.
"Siang hari ini kita menerima Kloter 5 yang berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebanyak 234 jemaah, dan sisanya dari Kota Palembang. Total ada 445 jemaah," ujar Hozinul.
Salah satu fokus utama pelayanan adalah memberikan prioritas kepada jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Setibanya di lokasi, mereka langsung diarahkan untuk mendapatkan fasilitas dan pendampingan khusus.
Selain itu, para jemaah juga memperoleh berbagai kebutuhan dasar selama di asrama. Fasilitas tersebut meliputi akomodasi penginapan, gelang identitas, serta pembagian Kartu Nusuk yang menjadi dokumen penting selama ibadah haji.
Pada hari kedatangan, jemaah diarahkan untuk beristirahat guna menjaga kondisi fisik. Tidak ada lagi pelaksanaan manasik haji, karena seluruh rangkaian bimbingan telah dilakukan sebelumnya secara terpusat.
Sebagai pengganti, pihak penyelenggara hanya memberikan pemantapan melalui tausiah setelah salat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan mental dan spiritual jemaah sebelum berangkat.
Perwakilan Syarikah Rakeen, Yaser Akbar Syamsudin, menjelaskan bahwa Kartu Nusuk memiliki peran yang sangat vital. Ia menyebut kartu tersebut sebagai “nyawa kedua” bagi jemaah haji.
"Kartu Nusuk ini ibarat nyawa kedua bagi jemaah. Tanpa kartu ini, jemaah tidak bisa masuk ke Makkah, Masjidil Haram, Arafah, maupun tempat ibadah lainnya," tegas Yaser.
Kartu Nusuk memuat barcode yang berisi data penting, seperti identitas jemaah, lokasi hotel, serta informasi syarikah penerbit visa. Tanpa kartu ini, jemaah tidak dapat mengakses berbagai area penting di Arab Saudi, termasuk Makkah dan Arafah.
Jemaah Kloter 5 dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II menuju Madinah pada Selasa, 28 April 2026 pukul 13.35 WIB. Dengan seluruh persiapan yang telah dilakukan, termasuk aktivasi Kartu Nusuk, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman dan khusyuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....