Dinyatakan Sakit, Lima Jemaah Haji Kloter 4 Embarkasi Palembang Tunda Berangkat
- 27 Apr 2026 08:25 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang- Operasional Keberangkatan Kloter 4 Embarkasi Palembang pada Minggu, 26 April 2026 berjalan lancar. Total sebanyak 1.766 Jemaah telah diberangkatkan menuju tanah suci dari total 16 Kloter yang akan diberangkatkan.
Proses pemindahan jemaah dari asrama menuju bandara dilakukan dengan pengawalan ketat. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang memastikan seluruh prosedur administrasi dan keamanan penerbangan terpenuhi sebelum jemaah lepas landas menuju Madinah.
“Jumlah tersebut sudah mencakup 16 petugas kloter yang bertugas mendampingi jemaah selama di perjalanan hingga di Arab Saudi nanti. Dengan diberangkatkannya Kloter 4 ini, total jemaah haji yang telah diterbangkan melalui Embarkasi Palembang hingga saat ini mencapai 1.766 jemaah,” ungkap Kakanwil Kemenhaj Sumsel, HM. Arkan Nurwahiddin, dalam siaran pers yang diterima RRI.
Berdasarkan data manifes, tercatat sebanyak 444 jemaah Kloter 4 awalnya memasuki Asrama Haji Sumsel untuk menjalani proses pemeriksaan akhir. Namun, pada saat keberangkatan, hanya 439 jemaah yang terbang menuju Tanah Suci, sementara 5 jemaah lainnya terpaksa ditunda karena faktor kesehatan.
Kelima jemaah asal Kota Palembang yang tertunda tersebut adalah Suryani Abu Bakar (66), Ian Handayani (53), Muhammad Natsir Azmy (80), Sukardi Husin Mat Husin (69), dan Muinuddin Muhammad Zaini (70).
Kakanwil memberikan penjelasan mengenai mekanisme penanganan jemaah yang sakit tersebut. Ia memastikan bahwa hak jemaah untuk beribadah tetap menjadi prioritas setelah kondisi fisik mereka dinyatakan pulih oleh tim medis.
"Dari 444 jemaah yang masuk asrama, 5 orang harus tertunda. Kami akan terus memantau kondisi kesehatan mereka secara intensif. Bila kondisi membaik dan tim medis menyatakan laik terbang (fit to fly), mereka akan segera kita berangkatkan bersama kloter-kloter berikutnya," jelas Arkan.
Hadir memantau langsung prosesi di Asrama Haji Sumsel, Staf Ahli Kementerian Haji dan Umrah RI, Ramadhan Harisman, yang menitipkan pesan krusial mengenai tantangan cuaca ekstrem. Ia mengingatkan jemaah agar tidak mengabaikan persiapan fisik.
"Ibadah haji menuntut ketahanan tubuh yang luar biasa. Saya minta jemaah benar-benar menjaga kondisi fisik. Suhu di Arab Saudi saat ini jauh di atas rata-rata suhu di Indonesia. Disiplin dalam mengonsumsi air minum dan menjaga pola makan adalah kunci agar rangkaian ibadah dapat dijalankan secara optimal," tutur Ramadhan ditemui saat menyaksikan keberangkatan jemaah Kloter 4.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....