Kloter 2 Asal Lahat dan Palembang Masuk Asrama

  • 22 Apr 2026 21:31 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Karantina 24 jam menjadi tahapan penting bagi jemaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci. Proses ini diterapkan untuk memastikan kondisi fisik dan kesiapan ibadah jemaah tetap optimal.

Jemaah Kloter 2 Embarkasi Palembang tiba di Asrama Haji pada Rabu 22 April 2026. Kloter ini merupakan gabungan jemaah asal Kabupaten Lahat dan Kota Palembang.

Setibanya di asrama, seluruh jemaah langsung mengikuti prosedur pelayanan satu pintu. Panitia bersama tim kesehatan embarkasi melakukan pengarahan dan pemeriksaan kondisi fisik.

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan jemaah dalam keadaan sehat sebelum perjalanan jauh. Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam proses embarkasi.

Selain pemeriksaan, jemaah menerima hak dan kelengkapan utama keberangkatan. Fasilitas tersebut meliputi uang living cost sebesar 750 riyal, gelang identitas, dan kartu Nusuk.

Dokumen tersebut menjadi akses resmi bagi jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi. Seluruh kelengkapan dibagikan sebelum masa karantina dimulai.

“Selama 24 jam jemaah akan dikarantina sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci. Mereka akan mengikuti serangkaian aturan ketat sebelum terbang,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.

Panitia juga menerapkan aturan ketat selama jemaah berada di asrama. Salah satunya larangan mengonsumsi makanan dari luar area asrama.

Kebijakan tersebut bertujuan menjaga higienitas makanan dan menghindari gangguan kesehatan. Seluruh asupan jemaah dipantau langsung oleh tim medis.

Ketua PPIH Embarkasi Palembang M Arkan Nurwahiddin menegaskan fokus utama panitia adalah perlindungan jemaah. Masa karantina dinilai penting untuk menjaga kondisi fisik.

“Fokus kami adalah perlindungan jemaah. Dengan karantina ini, mereka bisa beristirahat total dan asupan gizinya pun terpantau langsung oleh tim medis,” katanya.

Selain karantina, jemaah juga mendapatkan pemantapan manasik sebelum keberangkatan. Materi ini menjadi bekal terakhir untuk memperkuat kesiapan ibadah.

“Sesi ini menjadi momen krusial untuk mengulas kembali tata cara ibadah secara detail, sehingga jemaah memiliki kesiapan mental dan spiritual yang matang sebelum menginjakkan kaki di Madinah,” tuturnya.

Sesuai jadwal, Kloter 2 akan diberangkatkan menuju Madinah pada Kamis 23 April 2026. Panitia berharap seluruh proses berjalan lancar hingga keberangkatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....