Petugas Kloter Palembang Survei Tenda Jelang Armuzna
- 31 Mei 2025 20:48 WIB
- Palembang
KBRN, Mekkah : Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), para petugas kloter jemaah haji Embarkasi Palembang melakukan survei lokasi untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan bagi jemaah.
Ketua Kloter 14 Embarkasi Palembang, Salman Karomi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim dari Syariah Al Bait Guest Maktab 70 telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi tenda jemaah haji di Arafah dan Mina pada Kamis, 29 Mei 2025.
“Kami meninjau langsung area tenda, jalur peziarah, serta titik posko kesehatan untuk memetakan letak strategis dan mengidentifikasi potensi hambatan. Kami ingin memastikan setiap detil, mulai dari arus pendorongan ke Armuzna hingga kembali ke Mekkah berjalan sempurna, agar jemaah merasa aman dan nyaman,” jelas Salman Karomi, Sabtu (31/05/2025) pagi waktu Arab Saudi.
Hal senada disampaikan petugas Kloter 17, Muhammad Makki. Ia menyebut bahwa seluruh petugas kloter bersama syarikah masing-masing juga telah melaksanakan survei sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah.
“Alhamdulillah, sebagian rekan-rekan petugas kloter sudah melakukan survei beberapa hari yang lalu. Untuk Kloter 17 sendiri, hari ini kita melakukan survei ke Arafah dan Mina. Dengan kegiatan survei lokasi ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji,” tutur Makki.
Ia menambahkan bahwa pergerakan jemaah ke Arafah akan dimulai pada 8 Zulhijjah 1446 H atau 4 Juni 2025, dilanjutkan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah (5 Juni), mabit di Muzdalifah pada malam 10 Zulhijjah, dan mabit di Mina hingga 13 Zulhijjah.
“Kami mohon doa semoga semua jemaah haji Embarkasi Palembang dan semua jemaah haji Indonesia diberi kelancaran sehingga dapat menjalani prosesi puncak haji dengan lancar serta meraih haji mabrur,” jelas Makki.
Sementara itu, Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Palembang, H. Syafitri Irwan menyampaikan bahwa total jemaah yang diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang tahun ini sebanyak 8.115 orang. Rinciannya, 6.910 berasal dari Sumatera Selatan, 1.117 dari Bangka Belitung, dan 88 petugas kloter.
Syafitri juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat lima jemaah yang wafat di Tanah Suci, terdiri dari dua jemaah asal Sumsel dan tiga dari Bangka Belitung.
“Jemaah yang meninggal akan mendapatkan haknya berupa badal haji dan asuransi,” jelas Syafitri.
Menjelang Armuzna, pihak Arab Saudi juga mengeluarkan sejumlah imbauan kepada jemaah, di antaranya menjaga kesehatan dengan memakai masker, menggunakan payung, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, mengonsumsi makanan sehat dan mencukupi cairan tubuh.
“Ini untuk menjaga keselamatan dan kesehatan jemaah. Jemaah haji kami minta juga disiplin untuk mengikuti jadwal pergerakan resmi sesuai syarikah masing-masing serta wajib membawa dan menjaga kartu nusuk,” ujar Syafitri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....