Dua Rumah Terbakar di Pulau Semambu, Seorang Lansia Meninggal Dunia

  • 28 Agt 2026 21:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kebakaran menghanguskan dua rumah di Dusun 3, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 04.00 WIB.
  • Korban meninggal adalah Musa bin Toyib berusia 95 tahun yang tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit stroke selama kurang lebih lima tahun.
  • Rumah korban merupakan rumah panggung yang sebagian besar berbahan kayu, menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api.

RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Musibah kebakaran terjadi di Dusun 3, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat pagi 28 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Kebakaran menghanguskan dua rumah dan mengakibatkan seorang lansia berusia 95 tahun meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Musa bin Toyib, 95 tahun, yang tinggal seorang diri di salah satu rumah. Korban diketahui telah mengalami stroke selama kurang lebih lima tahun dan tinggal di rumah panggung yang sebagian besar berbahan kayu.

Sementara rumah lainnya dihuni Mat Dani (70), seorang petani, bersama Kartila (53), yang keduanya berhasil selamat dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan penanganan awal di lokasi, api diduga berasal dari rumah Musa.

Mendapat informasi kejadian tersebut, Personel Piket Regu V Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan memastikan kondisi lokasi pascakebakaran.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Rizka Aprianti, menyampaikan duka cita atas musibah yang terjadi. Kapolres terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai sumber api di lingkungan rumah.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap sumber api, termasuk rokok, obat nyamuk bakar, kompor maupun peralatan listrik. Pastikan semuanya benar-benar aman sebelum ditinggalkan,” ujar Rizka.

Kapolres juga mengingatkan keluarga untuk memberikan perhatian dan pendampingan kepada anggota keluarga yang membutuhkan. Khususnya lansia maupun warga yang memiliki keterbatasan dalam bergerak.

“Perhatian keluarga sangat penting, terutama bagi lansia maupun warga yang sedang sakit. Pastikan kondisi mereka aman dan tidak ada sumber api yang masih menyala sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat,” imbaunya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. “Kelalaian terhadap sumber api sekecil apa pun dapat menimbulkan dampak besar, terlebih pada bangunan yang mudah terbakar,” tegas Rizka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....