Jasad Penumpang Kapal Jukung Akhirnya Ditemukan di Musi VI Palembang
- 20 Jul 2026 16:55 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Tim SAR Gabungan menemukan jasad Heriyanto (46) mengapung di dekat Jembatan Musi VI Palembang pada Senin 20 Juli 2026.
- Korban sebelumnya diduga terjatuh dari Kapal Jukung Putra Kelana saat hendak membuat kopi di buritan kapal pada Sabtu, 18 Juli 2026.
- Kantor SAR Palembang mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu menggunakan jaket pelampung saat beraktivitas di perairan.
RRI.CO.ID, Palembang - Misteri hilangnya seorang pria yang terjatuh dari kapal jukung di Sungai Musi akhirnya terjawab pada Senin, 20 Juli 2026. Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban mengapung dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian.
Petugas mengidentifikasi korban bernama Heriyanto (46) yang berjenis kelamin laki-laki. Pihak keluarga melaporkan korban hilang setelah terjatuh di kawasan antara Jembatan Ampera hingga Pulau Kemaro.
Saksi mata menjelaskan bahwa Kapal Jukung Putra Kelana berlayar menuju Sungai Baung pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 23.00 WIB. Korban kemudian berpamitan kepada rekannya untuk membuat kopi di buritan kapal sebelum akhirnya menghilang.
Kantor SAR Palembang langsung merespons laporan kecelakaan tersebut pada Minggu 19 Juli 2026 pukul 15.40 WIB. Satu tim rescue segera menuju lokasi kejadian untuk menggelar operasi pencarian bersama unsur terkait.
Dua Search and Rescue Unit (SRU) menyisir permukaan air secara visual seluas 10 Nautical Mile menggunakan perahu karet. Petugas membagi fokus pencarian ke arah timur sejauh 6 NM² dan arah barat daya sejauh 4 NM².
Tim SAR akhirnya menemukan jasad korban yang tersangkut tumpukan eceng gondok di sekitar Jembatan Musi VI pada pukul 07.00 WIB. Petugas langsung mengevakuasi jenazah Heriyanto menuju rumah duka untuk menyerahkannya kepada pihak keluarga.
Kasi Operasi Kantor SAR Palembang, Mancarah Wanto, menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat. "Kami turut berduka cita atas musibah ini dan berterima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja secara maksimal," ujar Mancarah Wanto pada Senin 20 Juli 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....