Polda Sumsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

  • 23 Sep 2025 14:36 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap jaringan narkoba lintas provinsi yang beroperasi di sejumlah daerah di Sumsel. Hasilnya, 20 tersangka ditangkap dan barang bukti 1,469 kilogram sabu serta 825 butir ekstasi berhasil disita.

Seluruh barang bukti tersebut dimusnahkan pada Selasa (23/9/2025) di Mapolda Sumsel, disaksikan langsung para tersangka, unsur Kejaksaan Tinggi Sumsel, Dit Tahti, Propam, serta Humas Polda. Pemusnahan dipimpin langsung oleh Plt. Wadir Resnarkoba AKBP Syeid Kopek.

Pengungkapan jaringan ini berlangsung dari Agustus hingga September 2025. Para pelaku diamankan di berbagai lokasi seperti Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Musi Rawas.

"Sebagian besar tersangka merupakan warga Sumsel. Mereka berperan sebagai pengedar dan kurir. Jaringan ini lintas provinsi dan masih terus kami dalami," jelas AKBP Syeid Kopek dalam keterangannya kepada wartawan.

Menurut Syeid, sebagian besar pasokan narkoba yang beredar di Sumatera Selatan berasal dari Medan dan Pekanbaru, lalu didistribusikan kembali oleh jaringan lokal.

Adapun identitas sebagian tersangka antara lain Zainudin Dalimute, Dedy Irawan, Junaidi, Ameng, Eef Rianto, Selamet Dani Riyadi, Galu Prasetyo, Boy Sandi, Effendi, Fery Risi, dan Haryanto. Mereka memiliki peran yang bervariasi, mulai dari pengedar kelas kecil hingga kurir jaringan antarwilayah.

Seluruh tersangka kini dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana mati.

“Jaringan ini bukan pemain baru. Mereka punya koneksi kuat dan sistem distribusi rapi. Tapi kami tidak akan berhenti sampai di sini. Penyelidikan terus dilanjutkan,” tegas Syeid.

Selain tindakan hukum, Polda Sumsel juga mendorong peran aktif masyarakat dalam memutus rantai peredaran narkoba. Warga diminta segera melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Pemberantasan narkoba butuh dukungan semua pihak. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk menekan peredaran barang haram ini,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....