Tekun Jalani Latihan, Aprilia Dewi Raih Prestasi Vokal Tingkat Nasional

  • 29 Agt 2026 07:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Aprilia Dwi Chantika meraih Juara 1 Solo Pop Putri pada Porseni Politeknik Se-Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Medan.
  • Mahasiswi Politeknik Negeri Sriwijaya juga meraih Juara 3 Solo Batak Putri dan Juara 3 bersama tim vokal grup dalam kompetisi yang sama.
  • Prestasi ini diraih setelah mengalami kegagalan di berbagai kompetisi sebelumnya namun tetap konsisten berlatih mengasah kemampuan vokal.

RRI.CO.ID, Palembang - Kegagalan dalam berbagai kompetisi tidak membuat Aprilia Dwi Chantika berhenti mengasah kemampuan vokalnya. Mahasiswi Politeknik Negeri Sriwijaya itu justru terus berlatih hingga akhirnya meraih prestasi di tingkat nasional.

Chantika berhasil meraih Juara 1 Solo Pop Putri pada Porseni Politeknik Se-Indonesia 2026 di Medan. Ia juga meraih Juara 3 Solo Batak Putri serta Juara 3 bersama tim vokal grup.

Chantika mengatakan dalam Obrolan Komunitas di RRI, Jumat, 14 Agustus 2026, kemampuan bernyanyi telah ditekuni sejak usia dini. Ia mulai mengikuti berbagai lomba menyanyi sejak taman kanak-kanak dan sempat mengikuti les vokal.

“Dulu aku sering ikut lomba, tapi tidak pernah juara. Karena penasaran kapan bisa juara, jadi terus ikut dan latihan lagi,” kata Chantika dalam Obrolan Komunitas RRI, Jumat, 14 Agustus 2026

Menurutnya, pengalaman kalah dalam kompetisi justru menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kemampuan. Teknik vokal dan pengalaman tampil membuat dirinya semakin memahami cara bernyanyi dengan baik.

Sebelum mengikuti Porseni 2026, Chantika juga pernah meraih Juara 1 Bintang Radio tingkat wilayah. Namun, saat itu ia belum berkesempatan melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional.

Dalam Porseni 2026, Chantika mengikuti tiga cabang seni dengan jadwal yang berbeda. Kondisi tersebut membuatnya harus mengatur waktu antara latihan, perlombaan dan penyelesaian tugas kuliah.

"Dalam persiapan lomba harus benar-benar dapat mengatur waktu antara latihan, perlombaan dan tugas kuliah. Jadi, ketika ada waktu luang, saya manfaatkan untuk menyelesaikan tugas agar semuanya tetap bisa berjalan." Jelasnya.

Sebagai mahasiswa semester akhir Jurusan Teknik Sipil, Chantika tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Bahkan, saat mengikuti training center, ia tetap membawa laptop untuk menyelesaikan skripsi.

“Belajar dan tugas harus selesai dulu, baru latihan. Jadi belajar jalan, nyanyi juga jalan,” ujarnya.

Chantika menilai prestasi tidak hanya ditentukan oleh bakat. Menurutnya, kemampuan bernyanyi membutuhkan latihan, keberanian dan kesempatan untuk tampil.

Ia berharap semakin banyak anak muda yang berani mengembangkan kemampuan seni. Menurutnya, kegagalan dalam kompetisi bukan alasan untuk berhenti, tetapi menjadi bagian dari proses menuju prestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....