Koleksi Prangko Era Digital, Kembali Digaungkan di Sumsel
- 24 Okt 2025 21:04 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Kegiatan filateli atau hobi mengoleksi prangko kembali digaungkan di Sumatera Selatan. Filateli yang dikenal sebagai hobi para bangsawan dan raja sejak masa lampau, kini dihidupkan kembali dan bukan sekadar sebagai kegiatan koleksi tetapi sebagai upaya merawat memori kolektif bangsa.
Menurut pernyataan Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Pengurus Daerah Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) Provinsi Sumatera Selatan Hendra Sudrajat, meskipun penggunaan prangko sebagai alat surat menyurat kini semakin jarang. Namun gambar dan simbol dalam prangko tetap menyimpan nilai edukasi serta sejarah bangsa.
“Melalui prangko, kita bisa menelusuri perjalanan sejarah dan mengenalkan literasi budaya kepada generasi muda,” ujarnya ketiak berbincang dengan RRI, Jumat (24/10/2025).
Dari keterangan Hendra Sudarjat, PFI Sumatera Selatan saat ini telah memiliki pengurus daerah (PD) di tingkat provinsi. Ke depan, akan dibentuk pula klub-klub filateli di tingkat kabupaten/kota, sekolah, dan perguruan tinggi.
“Langkah ini bertujuan agar filateli dapat berkembang menjadi gerakan literasi dan edukasi sejarah, bukan hanya sekadar hobi kolektor,” ujarnya
Sementara itu ketertarikan terhadap koleksi prangko kembali muncul di kalangan generasi muda. Salah satunya datang dari Viona. Ia yang generasi Z yang mengaku takjub saat pertama kali melihat langsung berbagai koleksi prangko dalam kegiatan filateli beberapa waktu lalu yang digelar di Palembang.
| Baca juga: Tips Meningkatkan Minat Baca sejak Dini |
“Saya takjub melihat prangko. Dulu kakek saya pernah menyimpannya, dan mama sering bercerita tentang masa ketika surat-menyurat masih pakai prangko sebelum ada media sosial atau internet,” ujarnya.
Menurut Viona, prangko bukan sekadar benda pos, tetapi juga penyimpan sejarah dan kenangan masa lalu. Ia menilai kegiatan filateli memberikan pengalaman baru bagi anak muda untuk mengenal sejarah komunikasi dan budaya surat-menyurat, yang kini mulai jarang dijumpai.
“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa apresiasi generasi muda terhadap warisan budaya pos Indonesia, sekaligus menjadi sarana edukasi literasi sejarah di tengah perkembangan teknologi digital yang serba cepat,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dan info dari Hendra Sudrajat mengatakan PFI berencana mengadakan pertemuan rutin dan kegiatan khusus untuk memperkenalkan filateli di kalangan anak muda. Rencananya, akan diadakan sesi perbincangan santai bersama filatelis dan media lokal untuk mendorong minat masyarakat terhadap dunia prangko.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....