Cogito Cerdas Sosial 2025 Fokus Pemberdayaan Desa
- 25 Sep 2025 09:36 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Badan Otonom Cogito Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengabdian masyarakat dengan menggelar Program Kerja Nyata: Cogito Cerdas Sosial 2025. Kegiatan yang berada di bawah naungan Departemen Community Development ini mengusung tema “Pemanfaatan Limbah Nanas untuk Ketahanan Pangan dan Pertanian Ramah Lingkungan”. Tujuannya tak hanya mendukung pembangunan desa, tetapi juga menumbuhkan karakter unggul, budaya akademik, dan semangat kolaborasi di kalangan mahasiswa.
Dalam perbincangan di program Sore Ceria Pro 2 RRI Palembang, Minggu (14/9/2025), Panitia Pelaksana Cogito Cerdas Sosial 2025, Muhammad Garib Ramadhan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghasilkan manfaat ganda.
“Program Kerja Nyata: Cogito Cerdas Sosial 2025 bukan hanya memberi kontribusi pada masyarakat, tetapi juga membekali mahasiswa agar memiliki jiwa sosial yang peka dan kepemimpinan yang kuat,” ujarnya.
Garib menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menggabungkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Program yang berlangsung sepanjang 2025 ini terdiri dari dua rangkaian kegiatan. Pertama, Webinar Kemasyarakatan Road to Cogito Cerdas Sosial, yang menghadirkan diskusi interaktif bertema “Peran Aktif Mahasiswa: Strategi dan Implementasi Pemberdayaan Masyarakat untuk Perwujudan SDGs Mencapai Kesejahteraan Sosial” yang berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025 secara virtual. Kedua, kegiatan inti berupa pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi pemanfaatan limbah nanas sebagai solusi ketahanan pangan sekaligus cara menciptakan pertanian ramah lingkungan yang dihelat pada Sabtu, 13 September 2025 di Desa Pinang Banjar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.
Menurut Garib, sasaran kegiatan ini meliputi mahasiswa, dosen, dan masyarakat desa/kelurahan yang menjadi lokasi pemberdayaan.
“Kami ingin memberikan inspirasi dan ide kreatif kepada mahasiswa agar mereka dapat merencanakan masa depan dengan baik, sekaligus membantu desa memecahkan permasalahan nyata,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini penting untuk mengasah keterampilan berpikir kritis, kepemimpinan, kolaborasi, dan literasi teknologi informasi. Cogito Cerdas Sosial 2025 diharapkan menjadi wadah yang menjembatani mahasiswa untuk menjadi pemuda berpendidikan sekaligus peduli pada isu sosial dan lingkungan.
"Program ini diharapkan mampu membangun kualitas sumber daya manusia desa yang mandiri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan." katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....