Kampung Si Gemoy Raih Predikat Kampung Kreatif Palembang
- 29 Apr 2026 21:14 WIB
- Palembang
Poin Utama
- https://www.youtube.com/watch?v=_o0KycaRCIw&t=368s
RRI.CO.ID, Palembang - Kampung Si Gemoy di Kecamatan Kalidoni meraih predikat Kampung Kreatif Kota Palembang 2025. Penghargaan itu menjadi bukti keterlibatan generasi muda dalam membangun lingkungan produktif dan inovatif.
Keberhasilan tersebut lahir dari aktivitas pemuda yang aktif menggerakkan kegiatan sosial. Kolaborasi lintas generasi menjadi kekuatan utama dalam pengembangan kampung.
Nama Si Gemoy merupakan akronim dari Kampung Kreasi Generasi Muda Margoyoso. Konsep itu dibangun untuk mendorong kreativitas serta partisipasi pemuda di lingkungan.
Karang Taruna menjadi motor penggerak berbagai kegiatan di kawasan tersebut. Organisasi itu melibatkan anggota dengan latar usia dan pengalaman yang beragam.
Dalam program Spada Pro 2 RRI Palembang edisi Kita Indonesia, Senin, 13 April 2026, anggota Karang Taruna Jelita Aura Kartika menjelaskan proses tersebut. Menurutnya, keberhasilan kampung tidak lepas dari kebersamaan antaranggota.
“Di Karang Taruna ini tidak semua satu angkatan,” katanya. “Ada yang sudah kuliah, bekerja, dan masih sekolah,” ujarnya.
Perbedaan usia dan pengalaman justru memperkuat proses kolaborasi. Keberagaman dinilai mampu menghasilkan ide yang lebih berkembang.
“Dari perbedaan itu, kami bisa saling melengkapi dan berkolaborasi,” tuturnya. Kerja sama menjadi dasar lahirnya berbagai kegiatan kreatif.
Karang Taruna Kampung Si Gemoy juga dijadikan percontohan pengembangan komunitas berbasis pemuda. Berbagai program sosial dijalankan secara rutin oleh anggota.
Kegiatan gotong royong menjadi salah satu agenda utama di lingkungan kampung. Aktivitas itu dilakukan untuk menjaga kebersihan sekaligus mempererat hubungan warga.
“Gotong royong menjadi kegiatan utama kami,” katanya. “Budaya itu sudah tumbuh kuat di lingkungan kampung,” ujarnya.
Selain kegiatan sosial, pemuda juga aktif memperingati hari besar nasional. Partisipasi tersebut menjadi bentuk keterlibatan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan itu bukan sekadar seremonial,” tuturnya. “Kami ingin membangun rasa kebersamaan di lingkungan,” katanya.
Jelita berharap semakin banyak anak muda terlibat dalam organisasi sosial. Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil di lingkungan sekitar.
“Semoga makin banyak anak muda mau berorganisasi dan berkegiatan positif,” ujarnya. “Perubahan besar berawal dari kontribusi kecil yang dilakukan bersama,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....