Proses Kreatif di Balik Layar Serial Jaadugar: Riset Langsung ke Mongolia
- 24 Agt 2026 21:30 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Demi riset mendalam, tim produksi melakukan riset secara langsung dengan masyarakat di Mongolia.
- TV Asahi merilis video di balik layar pembuatan serial animasi Jaadugar: A Witch in Mongolia di kanal YouTube resminya pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
- Video tersebut menampilkan cuplikan proses produksi dan wawancara mendalam dengan tim Studio Science SARU yang menggarap serial tersebut.
RRI.CO.ID, Palembang - TV Asahi membagikan video proses panjang di balik serial Jaadugar: A Witch in Mongolia. Kanal YouTube resmi TV Asahi Animation mengunggah video tersebut pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Selain cuplikan di balik layar, video tersebut juga menampilkan wawancara dengan sejumlah tim dari Studio Science SARU. Pengisi suara tokoh utama juga turut memberikan komentar dalam wawancara tersebut.
Sutradara Abel Gongora mengungkapkan bahwa staf produksi melakukan riset terkait budaya dan sejarah secara langsung di Mongolia. “Meskipun kita menggambarkan cerita abad ke-13, orang-orang saat ini masih mempertahankan esensi tersebut dalam kehidupan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, riset tersebut sangat membantu tim produksi menangkap esensi alam dan suasana yang autentik dalam anime. Ia menilai, keindahan Mongolia membuat tim seperti melihat lanskap besar di depan mata.
Sejak perilisannya pada Juli 2026, anime Jaadugar telah mendapat banyak perhatian karena visualnya yang unik dan ciamik. Dalam wawancara tersebut, Desain Karakter dan Kepala Pengawas Animasi, Kenichi Yoshida menyampaikan proses keputusan artistiknya.
Yoshida mengungkapkan bahwa timnya memiliki visi sangat kuat mengenai bagaimana cerita ini harus direpresentasikan sesuai dengan manga orisinalnya. “Aku sangat memikirkan visual jenis apa yang akan ditampilkan,” tuturnya.
Ia berusaha agar desain karakter tidak terlalu kaku atau akademik agar tetap nyaman dinikmati oleh penonton. Menurutnya keputusan artistik untuk menghilangkan garis tepi (outline) pada karakter di beberapa adegan menciptakan kesan lebih lembut.
Sementara itu, Akira Sekine menyampaikan proses di balik perannya sebagai pengisi suara tokoh utama, Sitara. Ia mengaku sangat berhati-hati agar tidak menjadikan karakter Sitara terlalu kuat secara terus-menerus.
Menurutnya, karakter Sitara memiliki sensitivitas tinggi akibat penderitaan yang dilaluinya. “Jadi, saya memerankannya dengan perasaan 'kekuatan di ambang kehancuran',” tegasnya.
Melansir dari laman resminya, Anime Jaadugar: A Witch in Mongolia telah menayangkan delapan episode setiap hari Sabtu. Serial ini dijadwalkan berakhir pada September 2026 dengan total 12 episode.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....