Kaylee dan Ayumi Bawa Budaya ke Panggung Prestasi
- 22 Agt 2026 05:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kaylee Osteen Lie dan Keinara Ayumi menghadiri program Sore Ceria RRI Palembang pada Rabu 19 Agustus 2026 untuk membagikan pengalaman mereka di ajang Miss Chinese Indonesia Sumatera Selatan 2026.
- Kedua generasi muda ini membuktikan bahwa kecantikan dapat berjalan beriringan dengan kecerdasan dan kepedulian terhadap pelestarian budaya.
- Prestasi tidak selalu dimulai dari panggung besar tetapi dapat tumbuh dari keberanian mengenal dan menjaga identitas budaya lokal dan nasional.
RRI.CO.ID, Palembang - Prestasi tak selalu dimulai dari panggung besar, tetapi bisa tumbuh dari keberanian mengenal dan menjaga identitas budaya. Semangat itulah yang dibagikan dalam program Sore Ceria RRI Palembang,Rabu 19 Agustus 2026.
Dua generasi muda, Kaylee Osteen Lie dan Keinara Ayumi, hadir membawa cerita perjalanan mereka di ajang Miss Chinese Indonesia Sumatera Selatan 2026. Keduanya membuktikan bahwa kecantikan dapat berjalan bersama kecerdasan dan kepedulian terhadap budaya.
Kaylee Osteen Lie menyandang gelar Miss Chinese Indonesia Teen Pariwisata Sumsel 2026. Sementara Keinara Ayumi meraih gelar Little Miss Chinese Indonesia Sumsel Cultural Harmoni 2026.
Bagi keduanya, mengikuti ajang tersebut bukan hanya tentang mengejar gelar dan pengalaman. Mereka juga ingin ikut melestarikan budaya Tionghoa sekaligus menginspirasi generasi muda.
“Mahkota itu bukan sekadar aksesoris, tetapi amanah dan tanggung jawab,” ujar Kaylee. Ia menilai pemegang gelar harus mampu menjaga sikap serta memberi contoh positif.
Keinara juga melihat gelarnya sebagai kesempatan untuk mengenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Sumatera Selatan. Jembatan Ampera, Pulau Kemarau, kain songket, hingga rumah limas menjadi potensi yang ingin terus dipromosikan.
“Budaya harus dikenalkan dengan cara yang kreatif supaya anak muda tertarik,” kata Keinara. Media sosial pun menjadi salah satu ruang yang mereka manfaatkan untuk membuat konten edukatif.
Ke depan, Kaylee dan Keinara ingin terus mengembangkan kemampuan public speaking, kepercayaan diri, dan manajemen waktu. Bagi mereka, prestasi bukan hanya soal mahkota, tetapi juga tentang tanggung jawab membawa budaya menuju masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....