Satu Malam Membuka Kelam Masa Lalu, Pentas SMP 12 Palembang Memukau Penonton
- 18 Mei 2026 20:12 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang – Ekskul Teater Satu Dua SMP Negeri 12 Palembang sukses menggelar pentas perdana sekaligus pentas tunggal bertajuk DALU “Satu Malam Membuka Kelam Masa Lalu” pada Minggu, 17 Mei 2026 di Gedung Pertunjukan Taman Budaya Sriwijaya. Pertunjukan berdurasi satu jam tersebut berhasil memukau penonton dengan kisah misteri penuh ketegangan yang dibawakan para siswa SMP.
Pementasan dibagi dalam empat babak yang mengangkat cerita tentang empat perempuan yang mengadakan reuni di sebuah kosan lama penuh kenangan. Suasana nostalgia yang awalnya hangat perlahan berubah menjadi mencekam ketika terjadi peristiwa pembunuhan misterius di dalam kosan tersebut.
Alur cerita yang dipenuhi teka-teki membuat penonton terus dibuat penasaran mengenai siapa pelaku sebenarnya. Unsur suspense dipadukan dengan komedi khas kehidupan anak kosan menjadikan pertunjukan terasa hidup, ringan, namun tetap menyimpan ketegangan hingga akhir cerita.
Cerita tersebut mengandung pesan moral yang mengajak masyarakat, khususnya pelajar, untuk tidak melakukan perundungan (bullying), menghindari segala bentuk kekerasan terhadap siapa pun, serta menjauhi perilaku negatif seperti mencuri dan penyalahgunaan narkoba. Melalui kegiatan positif dan kreativitas, pelajar diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.
Kemampuan para pemain muda dalam membangun emosi dan karakter mendapat apresiasi dari para tamu undangan serta penonton yang hadir. Tata panggung sederhana namun efektif mampu menghadirkan suasana dramatis yang mendukung jalannya cerita.
Kepala SMP Negeri 12 Palembang, Sukma Esi, mengaku bangga atas penampilan para siswa dalam pertunjukan tersebut. Menurutnya, karya yang ditampilkan menjadi bukti bahwa siswa SMP mampu menghadirkan pertunjukan berkualitas dan layak diapresiasi.
“Ini luar biasa. Anak-anak SMP bisa menampilkan pertunjukan seperti ini tentu tidak lepas dari kerja keras para guru dan pembinanya. Saya sangat bangga melihat keberanian dan kreativitas mereka,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Meytrianti selaku perwakilan komunitas pendukung acara dan sponsor kegiatan. Ia mengaku terhibur sekaligus kagum dengan kemampuan siswa SMP dalam menyajikan pentas tunggal yang menarik dan penuh penghayatan.
Menurutnya, pertunjukan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk lebih mendukung pengembangan seni pertunjukan di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, pembina Ekskul Teater Satu Dua, Achidah, mengungkapkan rasa bangga dan haru melihat perjuangan para siswa selama proses latihan hingga akhirnya mampu tampil di atas panggung.
Ia mengatakan pertunjukan teater bukan sekadar hiburan, melainkan wadah untuk membangun rasa percaya diri, kerja sama, serta sarana menyampaikan pesan kepada masyarakat melalui seni pertunjukan.
“Anak-anak berlatih tanpa lelah demi bisa menampilkan pertunjukan terbaik hari ini. Ini adalah langkah awal bagi mereka untuk terus berkarya dan mengembangkan kreativitas,” katanya.
Acara pentas perdana tersebut juga semakin meriah dengan dua penampilan tari dari ekstrakurikuler tari yang tampil energik dan memukau di atas panggung. Selain itu, suasana semakin semarak dengan dua lagu yang dibawakan oleh paduan suara SMPN 12 Palembang yang berhasil menghibur para tamu undangan dan penonton yang hadir.
Achidah juga berharap Teater Satu Dua dapat terus berkembang menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni dan kreativitas. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pentas perdana tersebut.
Melalui pementasan DALU, Teater Satu Dua SMPN 12 Palembang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuktikan bahwa pelajar muda mampu menciptakan karya seni pertunjukan yang menarik, kreatif, dan penuh pesan positif bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....