Rayakan 6 Tahun Berdiri, Kopi Lawas Gelar Mimbar Bebas Puisi
- 18 Jul 2026 12:48 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Puluhan pengunjung yang didominasi kalangan anak muda memadati kedai Kopi Lawas Palembang, Kamis - Sabtu, 16 - 19 Juli 2026, dalam perayaan Spectaculum Lawasversary yang menandai enam tahun perjalanan kedai tersebut. Beragam pertunjukan seni, pameran, hingga pelaku UMKM memeriahkan kegiatan yang menjadi ruang berkumpul komunitas kreatif di Kota Palembang.
Penggagas kegiatan, Riodeno Putra atau akrab disapa Jambrong yang juga pemilik kedai Kopi Lawas, mengatakan persiapan acara dilakukan sekitar satu bulan. Tahun ini, konsep yang diusung menghadirkan galeri seni sekaligus melibatkan berbagai kolektif yang selama enam tahun terakhir pernah berkolaborasi dengan Kedai Lawas.
“Seluruh pengisi acara dipilih melalui proses kurasi agar menghadirkan karya yang beragam dan berkualitas. Selama tiga hari, pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni sekaligus berinteraksi dengan para pelaku kreatif,” ujar jambrong disela acara.
Jambrong menjelaskan, selama enam tahun beroperasi, kedai Kopi Lawas terus menghadirkan inovasi. Saat ini, kedai tersebut telah memiliki sekitar 40 varian minuman kopi dan nonkopi serta lebih dari 20 menu kuliner.
Ia menyebut segmentasi utama kedai Kopi Lawas adalah para pecinta kopi dan ruang diskusi. Suasana yang nyaman menjadi daya tarik utama agar tercipta hubungan emosional antarpengunjung yang datang untuk berbincang maupun berkegiatan.
"Harapan kami ke depan, kedai Kopi Lawas tetap bertahan dan terus eksis di dunia perkopian Palembang," ujarnya.
Sementara itu, penggerak Malam Puisi Palembang, Rani Amalia Busra, mengatakan momentum perayaan Spectaculum Lawasversary dimanfaatkan sebagai salah satu ruang kebangkitan kembali kegiatan sastra melalui konsep mimbar bebas puisi.
“Panggung tersebut terbuka bagi siapa saja, tidak hanya anggota komunitas, sehingga masyarakat dapat langsung tampil membacakan puisi maupun mengekspresikan karya mereka,” ujar Rani disela acara.
Ia mengungkapkan, tahun 2026 menjadi awal bangkitnya kembali Malam Puisi Palembang setelah lahirnya penggerak-penggerak muda yang siap melanjutkan estafet kegiatan sastra di kota tersebut.
“Saya menilai perayaan enam tahun kedai kopi ini menghadirkan kolaborasi berbagai komunitas seni sekaligus menyediakan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan itu, perupa Palembang Marta Astra mengatakan Kedai Lawas telah menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda. Menurutnya, tumbuhnya kantong-kantong seni seperti ini sangat penting untuk mendukung regenerasi seniman di Palembang.
“Hal ini dapat menjadi pemantik adanya kegiatan berkesenian di beberapa tempat lainnya, sehingga nantinya dapat memajukan dunia berkesenian di Kota Palembang,” harapnya.
Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhi penampilan 15 kelompok seniman yang menampilkan musik, teater, pantomim, mengambar bersama dilokasi kegiatan dan pembacaan puisi, serta pameran karya dari 10 perupa muda. Selain menikmati sajian kopi dan kuliner, pengunjung juga dapat mengunjungi 10 tenant UMKM dan ekonomi kreatif yang turut berpartisipasi dalam perayaan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....