Florence Pugh Akan Bintangi Adaptasi Novel The Midnight Library

  • 16 Mei 2026 11:19 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Florence Pugh akan menjadi pemeran utama sekaligus produser film The Midnight Library.
  • Film adaptasi novel Matt Haig itu akan disutradarai oleh Garth Davis.
  • Proses Syuting Film The Midnight Library akan di mulai pada tahun 2027.

RRI.CO.ID, Palembang - Aktris asal Inggris, Florence Pugh dipastikan akan membintangi sekaligus memproduseri film adaptasi novel populer The Midnight Library. Film tersebut akan disutradarai oleh Garth Davis dan diproduksi oleh Studiocanal bersama Blueprint Pictures.

Dilansir dari Variety, proyek adaptasi ini pertama kali diakuisisi sejak 2020 setelah novel karya Matt Haig sukses besar di pasaran global. Naskah fiim tersebut akan ditulis oleh Laura Wade dan Nick Payne.

Cerita The Midnight Library berfokus pada Nora Seed, perempuan yang terjebak di perpustakaan antara hidup dan mati. Dari tempat tersebut, Nora mendapat kesempatan untuk melihat berbagai kemungkinan hidup yang bisa ia jalani jika mengambil keputusan berbeda di masa lalu.

Novel tersebut dikenal sebagai kisah fantasi emosional yang membahas penyesalan, pilihan hidup, hingga kesehatan mental. Buku itu pertama kali diterbitkan pada 2020 dan telah terjual lebih dari 15 juta kopi serta diterjemahkan ke dalam 56 bahasa.

Salain itu, dilansir dari laman Deadline, proses pra-produksi film dijadwalkan dimulai pada musim gugur tahun ini. Sementara syuting utama akan dimulai pada awal 2027 dengan perilisan bioskop di sejumlah wilayah distribusi Studiocanal.

Proyek ini juga disebut sebagai salah satu produksi dengan skala terbesar yang digarap Studiocanal dalam beberapa tahun terakhir. Film tersebut akan dirilis di Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Australia, Selandia Baru, dan wilayah Benelux.

Garth Davis mengaku antusias kembali bekerja sama dengan Florence Pugh setelah serial East of Eden. Ia menyebut kisah dalam The Midnight Library sebagai “surat cinta untuk kehidupan” yang penuh kemungkinan dan emosi.

Sementara itu, Matt Haig mengaku senang novelnya akan diadaptasi ke layar lebar oleh tim tersebut. Ia juga berharap kisah Nora Seed bisa hadir dengan cara baru lewat versi filmnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....