Wina Maharani Kampanyekan Cinta Budaya sejak Remaja
- 16 Jul 2026 21:05 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Wina Maharani, Runner Up 3 Duta Budaya Sumatera Selatan 2026, menekankan pentingnya menyadarkan generasi muda untuk mencintai budaya daerah di tengah pesatnya perkembangan zaman.
- Pendekatan digital melalui media sosial dengan konten kreatif dan edukatif dinilai sebagai cara efektif untuk menarik perhatian Generasi Z agar peduli terhadap budaya lokal.
- Wina berkomitmen membuat konten tentang kain songket, batik, dan kekayaan budaya Sumatera Selatan serta merencanakan pembentukan komunitas tari untuk pelestarian seni budaya.
RRI.CO.ID, Palembang - Kesadaran untuk mencintai budaya daerah dinilai perlu terus ditanamkan kepada generasi muda di tengah pesatnya perkembangan zaman. Peran anak muda menjadi salah satu kunci agar warisan budaya tetap hidup dan dikenal luas.
Hal itu disampaikan Runner Up 3 Duta Budaya Sumatera Selatan 2026, Wina Maharani, saat menjadi narasumber dalam program Sore Ceria Pro2 FM Palembang, Senin, 13 Juni 2026. Di usia 14 tahun, Wina mengaku terdorong mengikuti ajang tersebut karena prihatin melihat semakin banyak anak muda yang mulai menjauh dari budaya lokal.
"Saya melihat sekarang banyak generasi muda yang lebih tertarik dengan budaya luar, sementara budaya kita sendiri mulai ditinggalkan," ujar Wina. Menurutnya, menjadi Duta Budaya bukan hanya tentang gelar, tetapi juga amanah untuk mengajak anak muda lebih peduli terhadap budaya daerah.
Wina mengakui tantangan terbesar adalah mengubah anggapan bahwa budaya lokal identik dengan sesuatu yang kuno. Padahal, menurutnya budaya dapat dikemas dengan cara yang lebih kreatif agar tetap menarik bagi Generasi Z.
"Budaya itu jangan hanya dikenalkan secara formal, tapi juga lewat media sosial dengan konten yang kreatif dan edukatif," katanya. Ia menilai pendekatan digital menjadi salah satu cara efektif untuk menjangkau anak muda.
Sebagai bentuk komitmennya, Wina aktif membuat konten yang memperkenalkan kain songket, batik, dan berbagai kekayaan budaya Sumatera Selatan. Ia juga berencana membentuk komunitas tari sebagai ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus melestarikan seni budaya.
Selain menjalankan berbagai program budaya, Wina akan mewakili Sumatera Selatan pada ajang Duta Budaya tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Solo pada Oktober mendatang. Saat ini, ia fokus mempersiapkan kemampuan public speaking dan catwalk sebagai bekal menghadapi kompetisi tersebut.
"Silakan mencintai budaya luar, tetapi jangan pernah melupakan budaya sendiri karena itulah identitas kita," tutup Wina. Ia berharap semakin banyak generasi muda yang bangga menjadi bagian dari pelestarian budaya Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....