Berawal dari Keluarga, Monespoir Patisserie Kenalkan Kue Prancis
- 10 Sep 2026 13:21 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Monespoir Patisserie memulai perjalanan bisnisnya dengan memperkenalkan kudapan khas Prancis di Kota Palembang.
- Produk kue yang ditawarkan memiliki cita rasa internasional namun disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.
- Ide usaha berasal dari kebiasaan Ita Lucky membuat kue untuk keluarga yang kemudian mendapat respons positif dari lingkungan sekitar.
RRI.CO.ID, Palembang - Kudapan khas Prancis mulai diperkenalkan di Kota Palembang melalui Monespoir Patisserie. Usaha kuliner milik Ita Lucky menghadirkan produk kue bercita rasa internasional yang disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.
Ide membangun usaha tersebut berawal dari kebiasaan Ita membuat kue untuk keluarga. Produk yang awalnya dibuat sebagai makanan kesukaan anak-anak kemudian berkembang setelah mendapat respons positif dari lingkungan sekitar.
Dalam obrolan Teras UMKM Lokak Kito RRI Palembang, Selasa, 8 September 2026, Ita menjelaskan nama Monespoir Patisserie berasal dari bahasa Prancis yang berarti harapan. Nama tersebut dipilih sebagai simbol keyakinan dalam mengembangkan usaha kuliner yang dijalaninya.
| Baca juga: Pinas, Inovasi Oleh-Oleh Khas Palembang |
“Nama Monespoir saya pilih karena memiliki arti harapan. Saya berharap usaha ini dapat berkembang dan memberikan sesuatu yang manis seperti produk yang saya buat,” ujarnya.
Monespoir Patisserie mulai dikembangkan sejak 2024 dengan produk utama berupa cream puff dan crackelin. Ita melakukan berbagai percobaan untuk menghasilkan kue dengan tekstur kulit renyah dan isian krim lembut dengan pilihan rasa vanila serta cokelat.
“Kue ini kulitnya seperti kue sus yang diisi cream vanila atau cokelat. Kulitnya garing, isiannya lembut, dan rasanya berbeda dengan kue sus biasa,” ungkap Ita.
Perjalanan usaha tersebut berkembang ketika anak-anak Ita membawa kue buatannya sebagai bekal sekolah. Teman-teman anaknya tertarik mencoba hingga mulai memesan produk tersebut, kemudian permintaan terus bertambah dari lingkungan sekitar.
“Awalnya anak-anak membawa kue ini sebagai bekal sekolah, lalu dibagikan ke teman-temannya. Mereka menyukai rasanya dan mulai memesan,” tuturnya.
Saat ini, Monespoir Patisserie terus memperluas pemasaran melalui jaringan pelanggan dan media digital. Produk tersebut tersedia di kawasan Sekip, Kota Palembang, dengan pilihan crackelin berisi 16 kue dan cream puff berisi lima kue dalam satu kemasan.
Ita berharap Monespoir Patisserie dapat terus berkembang sebagai usaha kuliner lokal yang mengenalkan makanan khas luar negeri kepada masyarakat Palembang. Ia juga berpesan agar pelaku usaha mampu melihat peluang, terus belajar, dan tidak mudah menyerah dalam membangun bisnis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....