Bisnis WO Palembang Hadapi Tantangan Baru
- 07 Mei 2026 08:47 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang — Perkembangan bisnis Wedding Organizer (WO) di Palembang semakin pesat. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme.
Pemilik usaha EOMT Project, Topan, mengatakan pelaku WO di Palembang tumbuh pesat dengan banyak konsep layanan baru. Hal tersebut Ia ungkapkan dalam siaran Teras UMKM Pro 4 RRI Palembang pada Senin, 27 April 2026.
Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bisnis menjanjikan. Di lain sisi, minimnya pemahaman perbedaan Wedding Organizer dan Wedding Planner sering memicu kesalahpahaman layanan.
“Wedding planner merencanakan acara dari awal hingga hari pelaksanaan, sedangkan WO hanya fokus pada pelaksanaan acara" ungkap Topan. Ia menegaskan pentingnya edukasi kepada calon pengantin terkait layanan jasa agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelayanan.
“Kalau pemahaman kurang, hasil pelayanan bisa mengecewakan bagi pengantin sehingga komunikasi menjadi kunci utama" kata Topan. Ia menambahkan komunikasi yang baik membantu memastikan kebutuhan klien terpenuhi serta menciptakan kepuasan maksimal dalam setiap acara.
Topan juga menyoroti pentingnya komitmen dan transparansi dalam bisnis jasa agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga dengan baik. Setiap kesepakatan harus dijelaskan sejak awal kepada klien supaya tidak menimbulkan salah paham di kemudian hari.
Ia mengingatkan pelaku usaha jangan menawarkan paket murah tanpa perhitungan matang agar layanan tetap berkualitas baik. Jangan sampai di tengah jalan ada biaya tambahan, anggaran harus jelas sejak awal perencanaan.
Ia juga menilai persaingan bisnis sebaiknya dilihat sebagai kolaborasi, pelaku usaha dapat saling berbagi pengalaman bersama. Pendekatan ini memperkuat ekosistem industri wedding organizer di Palembang.
Di akhir siaran, Ia mengungkapkan harapannya agar pelaku WO di Palembang terus meningkatkan kualitas layanan. Dengan begitu, industri ini dapat berkembang lebih profesional dan dipercaya masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....