Konsistensi Rasa Jadi Kunci Yumiko's Kitchen Jaga Pelanggan
- 06 Mei 2026 22:56 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Konsistensi rasa menjadi kunci utama mempertahankan pelanggan kuliner
- Pelaku UMKM diminta merespons komplain pelanggan secara profesional
- Promosi di media sosial secara konsisten juga menjadi investasi penting bagi pelaku UMKM saat ini
RRI.CO.ID, Palembang - Persaingan usaha kuliner menuntut pelaku UMKM menjaga kualitas produk dan pelayanan. Konsistensi rasa dinilai menjadi faktor utama mempertahankan pelanggan setia.
Hal itu disampaikan Yummi Octaviani, pemilik Yumiko's Kitchen, dalam program Santai Siang PRO 2 RRI Palembang, Selasa, 4 Mei 2026. Ia telah mengembangkan usaha kuliner khas Palembang sejak 2018.
Menurut Yummi, tantangan terbesar usaha kuliner bukan hanya mencari pelanggan baru. Pelaku usaha juga harus mampu menjaga kepercayaan pelanggan lama.
Ia menegaskan perubahan rasa menjadi kesalahan fatal dalam usaha makanan. “Konsisten dengan rasa menjadi hal paling penting dalam usaha kuliner,” ujarnya.
Selain menjaga kualitas produk, pelayanan kepada pelanggan juga harus diperhatikan. Komplain pelanggan dinilai perlu direspons dengan baik dan profesional.
“Kalau ada komplain jangan dibalas dengan emosi, tetapi berikan solusi terbaik,” tuturnya. Ia mengaku kerap memberikan kompensasi pada pesanan berikutnya.
Yummi juga menyarankan pelaku usaha memiliki resep tertulis dengan ukuran yang pasti. Langkah tersebut dinilai membantu menjaga konsistensi rasa dari waktu ke waktu.
Menurutnya, resep tertulis dapat menjadi standar produksi dalam usaha kuliner. Resep tersebut juga dapat dikembangkan menjadi materi kelas memasak.
“Harus ada resep karena itu yang membuat rasa tetap konsisten,” katanya. Saat ini ia juga membuka kelas memasak daring dan luring melalui media sosial.
Dalam promosi usaha, Yummi memanfaatkan platform TikTok @yumikoskitchen dan WhatsApp secara aktif. Ia rutin melakukan siaran langsung sambil memperlihatkan proses pembuatan pempek.
Selain itu, ia membuat sedikitnya dua konten media sosial setiap hari. Seluruh proses promosi tersebut masih dikelola secara mandiri tanpa tim kreatif.
“Jangan malu berjualan di media sosial dan tetap konsisten menjaga eksistensi,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran aktif di media sosial menjadi investasi penting bagi UMKM.
Yummi menilai perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi pelaku usaha kecil. Konsistensi produk dan strategi promosi digital dinilai menjadi kunci bertahan di tengah persaingan usaha kuliner.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....