Usaha Kuliner Ini Padukan Nasi Padang dan Suasana Kafe

  • 14 Mar 2026 06:00 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Rumah makan Padang umumnya dikenal sebagai tempat makan cepat dengan sajian khas Minangkabau. Namun konsep tersebut kini berkembang dengan menghadirkan ruang bersantai yang nyaman bagi pengunjung.

Inovasi itu dilakukan Elvina Handayani melalui usaha kuliner VL Cafe and Resto di Palembang. Tempat makan ini menggabungkan konsep rumah makan Padang dengan suasana kafe untuk menarik berbagai kalangan.

Elvina Handayani yang akrab disapa Vivin Liem mengatakan usaha kuliner tersebut bermula dari rumah makan bernama Cahaya Rembulan. Usaha itu mulai beroperasi sejak 2024 sebelum kemudian berkembang dengan konsep baru.

Menurutnya, rumah makan Padang tidak harus selalu identik dengan tempat makan cepat. Ia ingin menghadirkan tempat makan yang juga bisa menjadi ruang berkumpul santai bagi pengunjung.

“Jadi saya berpikir, orang makan nasi Padang itu juga harus bisa nongkrong. Kenapa tidak? Jadi makan nasi Padang bisa sambil ngopi-ngopi juga,” ujarnya saat diwawancarai tim Teras UMKM RRI, Kamis 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan desain tempat dibuat dengan nuansa santai seperti kafe agar pengunjung merasa lebih nyaman. Dekorasi bunga serta lampu-lampu dipasang untuk menghadirkan suasana hangat saat menikmati hidangan.

Meski mengusung konsep kafe, VL Cafe and Resto tetap mempertahankan cita rasa khas Sumatera Barat. Rendang menjadi salah satu menu andalan yang paling diminati pelanggan.

“Selain rendang, menu favorit lainnya yakni tunjang serta dadar barendo yang memiliki tekstur renyah dan berbeda dari dadar pada umumnya,” katanya.

Ia menambahkan sejumlah menu baru juga akan hadir setelah Lebaran untuk menambah pilihan bagi pengunjung. Menu tersebut antara lain pindang patin, pindang tulang, hingga nasi goreng.

VL Cafe and Resto juga melayani berbagai jenis pesanan mulai dari bungkusan, katering, hingga paket kotakan. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau dengan menu mulai dari Rp12.000.

“Kalau nongkrong itu tidak mesti mahal. Kita ingin orang bisa nongkrong santai, terjangkau dan tetap asik,” tuturnya.

Saat ini usaha Cahaya Rembulan telah memiliki enam cabang di sejumlah wilayah Palembang. Cabang tersebut berada di Talang Kelapa, Macan Lindungan, Demang, Suro, PDAM, serta cabang terbaru di Jalan Sultan M Mansyur.

Meski usaha terus berkembang, Vivin mengakui pengelolaan sumber daya manusia menjadi tantangan tersendiri. Pengaturan jadwal kerja dan ketersediaan karyawan harus terus diperbaiki agar operasional berjalan lancar.

“Harapan saya usaha ini bisa semakin besar dan maju, serta bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi,” ujarnya.

Rekomendasi Berita