Gubernur Sumsel Mengajak KDEKS Perkuat Ekonomi Syariah Sumsel
- 19 Sep 2025 12:28 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima audiensi dari Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Kantor Gubernur, Kamis (18/9/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali peran KDEKS dalam mendorong ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Sumsel.
Selain ajang silaturahmi, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi mengenai langkah-langkah strategis pengembangan ekonomi syariah di berbagai sektor, mulai dari pertanian, UMKM, hingga pariwisata halal. Gubernur menegaskan bahwa potensi ekonomi syariah di Sumsel sangat besar dan perlu dikelola secara optimal.
Dalam arahannya, Herman Deru menyampaikan bahwa Sumsel merupakan daerah pertama yang membentuk KDEKS. Menurutnya, sejak awal lembaga ini dibentuk dengan semangat untuk segera bergerak cepat dalam memperkuat ekonomi syariah di tingkat daerah.
“KDEKS ini bentukan pertama di Sumsel. Jadi waktu itu nafasnya adalah penyegeraan, makanya segera diisi oleh SDM yang kompeten. Nah, sekarang mari kita bangun kembali struktur organisasinya dengan SK pengurusan yang baru,” jelas Herman Deru.
Ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam tubuh KDEKS. Menurutnya, peran anak muda sangat diperlukan untuk menghadirkan ide-ide inovatif yang dapat memperkaya program kerja organisasi tersebut.
“Kalau di divisi, saya minta diisi anak muda yang paham. Supaya ada inovasi dan semangat baru dalam menjalankan program-program ekonomi syariah,” tambahnya.
Pertemuan berlangsung hangat dengan semangat kolaborasi. Baik Pemerintah Provinsi maupun KDEKS sepakat untuk terus memperkuat sinergi agar manfaat ekonomi dan keuangan syariah semakin dirasakan masyarakat Sumsel.
Dengan penguatan struktur organisasi dan dukungan penuh pemerintah daerah, keberadaan KDEKS diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu menghadirkan program-program nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi syariah di Bumi Sriwijaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....