Ratusan Pemuda Ikut Pelatihan Sultan Muda, Fokus Naik Kelas

  • 05 Mei 2026 10:20 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumsel mempercepat pengembangan wirausaha muda melalui Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026. Kegiatan yang digelar di Kantor OJK Sumsel pada Kamis, 30 April 2026 itu menjadi bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda.

Program ini diposisikan sebagai penggerak utama penguatan akses keuangan daerah melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Fokusnya tidak hanya mencetak wirausaha baru, tetapi juga membangun generasi muda yang tangguh secara finansial dan mampu bersaing di pasar.

Ratusan peserta dari kalangan pemuda dan mahasiswa mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel bersama OJK. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan, penguatan kapasitas bisnis, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, Fajri Zabidi, menegaskan pelatihan ini dirancang untuk memastikan peserta tidak berhenti pada ide usaha semata.

“Kami ingin memastikan para peserta tidak hanya memiliki ide usaha, tetapi juga dibekali keterampilan, akses pendampingan, legalitas usaha, serta pembiayaan agar mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ujar Fajri.

Pemerintah Provinsi Sumsel menempatkan kewirausahaan pemuda sebagai strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini ditegaskan Staf Ahli Gubernur Sumsel, Panji Cahyanto.

“Pelatihan ini bagian strategis dari Program 100.000 Sultan Muda. Kami memperkuat kapasitas generasi muda agar mampu menjadi wirausaha yang tangguh, produktif, dan berdaya saing,” kata Panji.

Dari sisi regulator, OJK menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan sebagai fondasi utama pengembangan usaha. Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, menyebut pelaku usaha muda harus didorong naik kelas menjadi lebih adaptif dan bankable.

“OJK bersama Pemprov Sumsel mendorong ekosistem kewirausahaan muda yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas hingga akses pembiayaan dan pasar. Program ini tidak hanya mencetak wirausaha baru, tetapi juga mempersiapkan Sultan Muda agar mampu naik kelas,” ujar Arifin.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga diisi dengan onboarding peserta, penyerahan simbolis inklusi keuangan kepada UMKM muda, serta bantuan dari Pemprov Sumsel sebagai dukungan konkret bagi pengembangan usaha.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....