Jarak Pandang Terbatas, Empat Pesawat di Bandara Palembang Terlambat Mendarat
- 19 Sep 2026 11:05 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Empat penerbangan mengalami keterlambatan pendaratan di Bandara SMB II Palembang pada Kamis pagi, 17 September 2026 akibat kabut asap.
- Penerbangan TR 254 rute Singapura-Palembang terlambat 28 menit, dari jadwal pukul 08.10 WIB menjadi mendarat pukul 08.38 WIB.
- Penerbangan IP 310 rute Jakarta-Palembang terlambat 31 menit, dari jadwal pukul 08.00 WIB menjadi mendarat pukul 08.31 WIB.
RRI.CO.ID, Palembang- Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mencatat empat penerbangan mengalami keterlambatan pendaratan akibat kabut asap. Catatan keterlambatan terjadi pada Kamis pagi, 17 September 2026 akibat menurunkan jarak pandang.
Adapun empat penerbangan tersebut untuk nomor penerbangan TR 254 rute Singapura-Palembang yang dijadwalkan tiba pukul 08.10 WIB, namun baru mendarat pada pukul 08.38 WIB. Lalu, IP 310 rute Jakarta-Palembang yang dijadwalkan tiba pukul 08.00 WIB dan mendarat pukul 08.31 WIB.
Masih waktu yang berdekatan, IU 933 rute Yogyakarta-Palembang yang dijadwalkan tiba pukul 08.05 WIB dan mendarat pukul 08.35 WIB. Kemudian penerbangan internasional JT 077 rute Jeddah-Palembang yang dijadwalkan tiba pukul 08.15 WIB dan mendarat pukul 08.43 WIB.
Airport Operation Center Head Bandara Internasional SMB II Palembang, Parolan Simanjuntak, mengatakan, jarak pandang di area bandara pada pukul 06.00-07.00 WIB hanya mencapai 700 meter akibat adanya kabut asap. “Kondisi tersebut berdampak pada empat penerbangan yang seluruhnya merupakan penerbangan kedatangan atau arrival,” ujar Parolan dalam siaran pers yang diterima RRI, Jumat, 18 September 2026.
Karena itu, menghadapi kendala jarak pandang, pihak bandara dikatakan Paralon mengambil langkah menggeser waktu pendaratan sekitar 10-30 menit. “Waktu pendaratan dimundurkan hingga jarak pandang kembali memenuhi standar minimal 800 meter,” ucapnya.
Meski demikian, kondisi kabut asap tidak mengganggu jadwal keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang. Sebab, mulai pukul 08.00 WIB jarak pandang berangsur normal. "Untuk keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang itu tidak mengalami kendala," jelasnya.
Parolan mengatakan dalam minggu ini belum terdapat penerbangan yang mengalami keterlambatan akibat kabut asap. Gangguan penerbangan terakhir terjadi pada 23 Agustus 2026 akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ia menambahkan hingga saat ini belum ada rencana untuk mengubah jadwal penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan di Bandara SMB II Palembang. “Bahkan keterlambatan untuk empat penerbangan (flight) itu terkait dengan jadwal pendaratan yang bergeser,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....