Erupsi Anak Krakatau Ganggu 57 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang

  • 07 Sep 2026 19:01 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan pembatalan 21 jadwal penerbangan di Bandara Palembang pada 7 September 2026.
  • Terdapat 12 penerbangan keberangkatan yang dibatalkan, terdiri dari 10 penerbangan menuju Bandara Soekarno Hatta dan 2 penerbangan menuju Bandara Halim Perdanakusuma.
  • Pembatalan penerbangan dilakukan setelah Notice Of Airmen (Notam) CGK diperpanjang sebagai tindakan keselamatan penerbangan akibat abu vulkanik dari erupsi.

RRI.CO.ID, Palembang - Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Sebanyak 21 jadwal penerbangan pada Senin, 7 September 2026 dibatalkan setelah Notice Of Airmen (Notam) CGK diperpanjang.

Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mencatat penerbangan terdampak terdiri dari 12 jadwal keberangkatan. Sebanyak 10 penerbangan menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dan dua penerbangan menuju Bandara Halim Perdanakusuma.

Sementara itu, pembatalan penerbangan kedatangan mencapai 10 jadwal. Rinciannya sembilan penerbangan berasal dari Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dan satu penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Dengan tambahan pembatalan tersebut, total 57 penerbangan di Bandara SMB II Palembang terdampak sejak Minggu, 6 September 2026. Kondisi tersebut terjadi akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi penerbangan.

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab mengatakan pembatalan dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang dan kru pesawat. Keputusan tersebut mengikuti perpanjangan Notam CGK yang berdampak terhadap operasional penerbangan.

"Berdasarkan Notam CGK yang diperpanjang berdampak pada 21 penerbangan di Bandara SMB II Palembang," ungkap Syaugi.

Syaugi menjelaskan tim operasional Bandara SMB II telah berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait. Koordinasi dilakukan untuk menangani kebutuhan penumpang yang mengalami perubahan jadwal penerbangan.

Bandara SMB II juga terus memperbarui informasi terkait penerbangan yang terdampak aktivitas vulkanik. Pembaruan tersebut dilakukan agar pengguna jasa memperoleh informasi terbaru mengenai perjalanan mereka.

"Bagi masyarakat yang akan berpergian melalui Bandara SMB II diimbau untuk memantau jadwal penerbangannya. Pastikan untuk selalui berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal penerbangannya," imbau Syaugi.

Manajemen Bandara SMB II Palembang memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan selama kondisi tersebut. Pengelola bandara bersama seluruh pemangku kepentingan terus melakukan koordinasi untuk menjaga kelancaran operasional.

Syaugi mengatakan Injourney Airports Bandara SMB II berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pihaknya juga berharap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dapat segera terkendali.

"Pihak bandara juga berharap bencana erupsi Anak Gunung Krakatau ini dapat segera teratasi," pungkas Syaugi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....