Dorong LPG Tepat Sasaran, Pertamina Gelar Ajang Kuliner di Palembang

  • 14 Sep 2026 09:45 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyelenggarakan Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026 sebagai solusi edukasi interaktif untuk mengatasi masalah penyaluran LPG subsidi 3 kg yang sering salah sasaran.
  • Babak semifinal BGCC 2026 digelar di Palembang Trade Center (PTC) Mall pada Minggu, 13 September 2026, dengan menggabungkan kompetisi kreativitas memasak dan edukasi penggunaan LPG sesuai peruntukannya.
  • Pendekatan edukasi melalui arena dapur dipilih karena dianggap lebih efektif daripada sekadar imbauan kaku dalam mengubah perilaku konsumen dalam penggunaan gas elpiji bersubsidi.

RRI.CO.ID, palembang - Persoalan penyaluran LPG subsidi 3 kg yang sering salah sasaran membutuhkan pendekatan baru yang tak sekadar berisi imbauan kaku. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memilih jalur edukasi interaktif lewat arena dapur melalui Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026.

Kemeriahan babak semifinal yang berlangsung di Palembang Trade Center (PTC) Mall, Minggu, 13 September 2026, memadukan adu kreativitas mengolah hidangan dengan ajakan menggunakan LPG sesuai peruntukannya.

Melalui program trade-in atau penukaran tabung LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg serta promo potongan harga di aplikasi MyPertamina, masyarakat didorong melepaskan hak LPG subsidi bagi kelompok yang jauh lebih membutuhkan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Alexander Susilo, menegaskan ajang ini menjadi strategi perusahaan untuk hadir langsung di tengah ruang dapur warga.

"Bright Gas sangat dekat dengan aktivitas masyarakat Indonesia. Melalui BGCC, kami ingin membawa Bright Gas lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi peserta dan UMKM untuk berkreasi serta mengangkat kekayaan kuliner Nusantara," ujar Alexander.

Kompetisi ini menarik animo tinggi dengan total 995 pendaftar dari jalur daring maupun mini audition. Dari jumlah tersebut, 40 peserta terpilih masuk ke fase semifinal dan ditantang mengolah ikan gabus—komoditas bahan pangan lokal yang lekat dengan identitas kuliner Palembang.

Chef Firhan Ashari yang hadir sebagai juri tamu mengapresiasi keberanian panitia mengangkat bahan lokal sebagai instrumen uji kreativitas.

"Ikan gabus merupakan salah satu bahan khas Palembang yang menarik untuk diangkat. Penilaian kami melihat rasa, kebersihan, dan kreativitas. Harapannya, peserta bisa menyajikan ikan gabus dengan baik dan semakin banyak kuliner Indonesia yang dikenal," jelas Firhan.

Dukungan serupa datang dari Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, yang melihat kegiatan ini tak cuma melahirkan bakat baru di dunia memasak, tetapi juga menyuarakan pentingnya pemenuhan gizi keluarga.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena tidak hanya mengangkat kreativitas memasak, tetapi juga mengampanyekan makanan bergizi bagi keluarga," kata Dewi.

Setelah menyisihkan puluhan kandidat, tiga koki amatir terbaik resmi terpilih mewakili Palembang ke ajang Grand Final BGCC 2026 di Jakarta pada November mendatang. Jason Buntaram keluar sebagai juara pertama, disusul Muhammad Azwar di posisi kedua, dan Endri Supriatna di urutan ketiga.

Selain memboyong total hadiah puluhan juta rupiah, ajang ini juga menghadirkan deretan UMKM binaan Pertamina untuk mendorong pergerakan ekonomi lokal di Palembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....