Kadin Sumsel Dorong Bisnis Franchise Buka Lapangan Kerja
- 11 Agt 2026 16:40 WIB
- Palembang
Poin Utama
- KADIN Sumatera Selatan melaksanakan Kick Off Kadin Sumsel Expo 2026 di Palembang Square Mall untuk mempercepat pengembangan industri waralaba di tingkat daerah.
- Skema waralaba diyakini menjadi solusi paling rasional untuk menciptakan wirausaha baru dan menyerap tenaga kerja lokal di Sumatera Selatan.
- Dari 7.500 anggota KADIN Sumsel, sekitar 80 persen adalah pelaku UMKM yang siap meningkatkan kelas bisnis mereka melalui model waralaba.
RRI.CO.ID, Palembang - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Selatan bergerak cepat menangkap gairah industri waralaba (franchise) daerah. Melalui Kick Off Kadin Sumsel Expo 2026 di Main Atrium Palembang Square Mall, Selasa, 11 Agustus 2026, KADIN meyakini skema waralaba menjadi jalan pintas paling rasional untuk mencetak wirausaha baru sekaligus menyerap tenaga kerja lokal.
Ketua KADIN Sumsel, Affandi Udji, menegaskan bahwa antusiasme masyarakat terhadap model bisnis waralaba sangat tinggi. Dari total 7.500 anggota KADIN Sumsel, sekitar 80 persen di antaranya merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang siap naik kelas.
"Ini peluang besar, terutama bagi pengusaha pemula. KADIN tidak hanya sekadar membuka pameran, tetapi membentuk task force khusus di 17 kabupaten/kota untuk sosialisasi, pelatihan, hingga pendampingan," ujar Affandi.
Affandi menekankan, KADIN menjamin kepastian bagi para investor atau franchisee lokal. Pendampingan tidak akan berhenti saat kontrak ditandatangani.
"Begitu kesepakatan terjadi, kami edukasi terus. Tidak kami lepas begitu saja. Ini komitmen KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi daerah," tegasnya.
Menanggapi fenomena naik-turunnya tren waralaba seperti menjamurnya gerai minuman atau kuliner tertentu yang cepat redup, Affandi mengingatkan pentingnya daya tahan bisnis melalui inovasi berkelanjutan.
"Bisnis waralaba itu ada momentumnya. Namun tanpa inovasi terobosan untuk menjaga kestabilan (maintain), bisnis apapun akan sulit bertahan," kata Affandi, seraya menyebut sektor kuliner dan pendidikan kecil masih menjadi primadona di Sumsel.
Sementara itu, CEO Myevent penyelenggara IFBEX, Ira Karen, mengungkapkan bahwa gelaran Kadin Sumsel Expo pada 15-18 Oktober 2026 mendatang bakal menghadirkan 52 booth beragam skala bisnis. Sektor yang terlibat tidak terbatas pada F&B (food & beverage), melainkan mencakup jasa, layanan perbankan, hingga ritel.
Ira juga meluruskan kekhawatiran calon investor terkait fleksibilitas operasional waralaba. Menurutnya, kepastian Standar Operasional Prosedur (SOP) justru menjadi pelindung utama bisnis waralaba.
"Sejak awal, prospektus dan SOP dari franchisor sudah terukur jelas. Investor tidak perlu khawatir soal perubahan menu atau sistem secara sepihak karena semua hak dan kewajiban disepakati di awal," jelas Ira.
Pameran yang akan digelar Oktober mendatang diproyeksikan menjadi pemantik investasi baru di Sumatera Selatan, lengkap dengan berbagai stimulus kemitraan mulai dari pembebasan biaya kemitraan (free fee), diskon investasi, hingga penawaran spesial perbankan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....